(Pegang mic) Kadisnakkeswan saat memberikan pengarahan pada kegiatan pembinaan usaha ternak unggas (FT/Heru)

SITUBONDO | duta.co – Untuk memberikan wawasan tentang pengelolaan peternakan unggas, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo melaksanakan pembinaan usaha unggas kepada peternak Situbondo, Selasa (23/11/2021).

Pembinaan usaha unggas yang berlangsung di aula Disnakkeswan Situbondo ini, mendatangkan nara sumber Priya Anugera Sudarmo SPt Pengawas Mutu Pakan pada Dinas Peternkaan dan Perikanan Kabupaten Blitar yang menyampaikan materi tentang mutu pakan ternak yang berkualitas, Nanik Andriani SPt menyampaikan materi tentang pengembangan bisnis ayam lokal dan Imam Wamardi dengan materi pengembangan bisnis ayam ras dari PT Jatinom Blitar.

Keterangan yang disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Situbondo Drs. HM. Imam Darmaji MSi menerangkan bahwa, pelatihan dan pembinaan usaha ternak unggas ini, agar para peternakan Situbondo bisa mandiri membuat pakan ternak yang berkualitas. “Ada 90 peternak unggas yang mengikuti pembinaan atau pelatihan ini. Dalam pembinaan ini, mereka diharapkan mampu membuat pupuk berkualitas secara mandiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Imam Darmaji mengatakan bahwa, pelatihan peternak unggas ini mendatangkan narasumber dari Kabupaten Blitar, karena kabupaten ini adalah salah satu lokasi peternakan unggas ayam dan bebek yang terbesar di Jawa Timur. “Hampir 50% peternak di Kabupaten Blitar menggunakan pakan secara mandiri dan tidak terlalu bergantung pakan dari perusahaan. Peternak di Kabupaten Blitar sudah mandiri pakan dan bisa membuat makanan sendiri. Akan tetapi, peternak di Kabupaten Situbondo masih menggunakan pakan dari perusahaan-perusahaan besar yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Oleh karena itu, sambung Imam, dengan adanya pembinaan usaha ternak unggas ini, diharapkan mereka peternak Situbondo bisa menentukan mengembangkan ayam pedaging maupun bebek agar sama-sama maju. “Di Situbondo sudah terbentuk beberapa sentra peternakan di wilayah kecamatan, peternak yang paling banyak sekarang mungkin ada di wilayah Kecamatan Sumbermalang,  jadi di wilayah Kecamatan Sumbermalang sudah banyak peternakan ayam potong yang bekerjasama dengan perusahaan,” jelasnya.

Tak hanya itu yang disampaikan Imam Darmaji, namun dia juga berharap kelompok ternak di Kabupaten Situbondo yang menjadi petani jagung bisa bekerjasama menjadi pemasok jagung ke kelompok ternak yang ada di Kabupaten Blitar.  Sebaliknya, Peternak Situbondo bisa membeli bibit ternak dari Blitar atau yang punya berbisnis telur juga bisa menjadi agen.

“Kalau sudah berkelompok jadi nanti tinggal antar kelompok saling bekerja sama. Pelatihan ini bukan hanya sekedar teman teman aktif menerima materi, tapi mari kita bersama sama memajukan peternakan unggas di Kabupaten Situbondo yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan para peternak Situbondo,” pungkas Imam Darmaji. (her)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry