Kepala Disnaker Lamongan, M. Zamroni saat menerima kunjungan silaturahmi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Lamongan di Kantor Disnaker Lamongan, Senin (27/4/2026).

LAMONGAN | duta.co – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan, M. Zamroni mengajak seluruh elemen untuk menjadikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) sebagai momentum memperkuat kebersamaan, meningkatkan perlindungan tenaga kerja, serta mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis di Kabupaten Lamongan.

Hal tersebut disampaikan Zamroni saat menerima kunjungan silaturahmi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Lamongan di Kantor Disnaker Lamongan, Senin (27/4/2026).

“Semangat kita sama, yaitu memajukan industri sekaligus menyejahterakan pekerja. Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk masukan dan rekomendasi terbaik dari Sarbumusi Lamongan,” ujar Zamroni.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen memperkuat perlindungan pekerja, salah satunya melalui optimalisasi manfaat program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) serta mendorong perluasan jaminan perlindungan bagi tenaga kerja di Lamongan.

Menurutnya, serikat pekerja memiliki peran strategis dalam mempersiapkan anggotanya menghadapi dinamika dan transformasi dunia kerja yang berlangsung cepat. Untuk itu, Disnaker Lamongan akan terus bersinergi dengan seluruh serikat buruh.

“Serikat pekerja juga memiliki peran penting dalam menyiapkan anggotanya menghadapi perubahan dunia kerja. Pada prinsipnya, kami akan terus bersinergi dengan serikat buruh,” tambahnya.

Zamroni juga menyatakan dukungannya terhadap rangkaian kegiatan yang akan digelar Sarbumusi Lamongan pada puncak peringatan May Day, Jumat mendatang. Kegiatan tersebut meliputi pengajian dan nonton bareng (nobar) film Marsinah yang akan dilaksanakan di halaman Kantor Disnaker Lamongan.

“May Day tidak hanya menjadi momentum penyampaian aspirasi, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Sarbumusi Lamongan, Nirul Bahi Al Haidar, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja mengisi peringatan May Day dengan kegiatan positif yang bernuansa edukatif dan religius.

“Kami menggelar pengajian dan nobar film Marsinah. Tokoh ini merupakan aktivis buruh perempuan asal Jawa Timur yang dikenal karena perjuangannya membela hak-hak pekerja pada masa Orde Baru,” ujar pria yang akrab disapa Gus Irul.

Ia juga menyampaikan bahwa Marsinah kini telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat perjuangan buruh dapat terus hidup di kalangan pekerja saat ini.

“Kami berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan kondusif. Seluruh jajaran banom dan Ansor juga dipastikan hadir,” pungkasnya. (ard)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry