Lokasi Penanjakan Gunung Bromo yang kerap jadi magnet untuk dikunjungi wisatawan. (DUTA.CO/Abdul Aziz)

PASURUAN | duta.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Dinas Perhubungan (Dishub), tengah mengkaji rencana pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) untuk ditempatkan di sejumlah lokasi wisata Kabupaten Pasuruan. Kajian itu berkaitan dengan kebutuhan teknis hingga efisiensi anggaran yang akan didapat dari pemasangan CCTV itu sendiri.

Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan, Heri Yitno mengungkapkan, keberadaan kamera CCTV yang selama ini tersebar di sejumlah titik di Kabupaten Pasuruan, dirasa masih kurang. “Karena itu, Dishub berencana menambah CCTV lagi. Termasuk, di lokasi wisata. Rencana itu sedang digagas,” paparnya, saat ditemui di kantor Pemkab, Rabu (5/12/2018).

Menurut dia, tak semua lokasi wisata akan dipasang CCTV. Namun pihaknya akan memberikan prioritas terhadap beberapa lokasi wisata tertentu, seperti di lokasi Penanjakan Gunung Bromo. Dipilihnya lokasi itu, berkaitan dengan keberadaan Terminal Wisata Pasrepan yang mulai beroperasi tahun depan.“Ini bagian dari upaya mengintegrasikan terminal wisata,” ujarnya.

Sebab, lanjut dia, terminal tersebut menjadi transit wisatawan terkait lokasi wisata yang akan dituju. Dengan adanya CCTV di area wisata, diakuinya, akan mempermudah petugas di terminal wisata. Terutama, dalam memantau situasi di area wisata tujuan. “Melalui pantauan CCTV itu, wisatawan yang transit dapat diketahui langsung di lokasi wisata yang dituju,” beber dia.

Dijelaskannya, keberadaan CCTV di Penanjakan, diharapkannya bisa memantau situasi di lokasi wisata secara langsung dari segi transportasi, suhu, hingga tingkat keramaian. Selain itu, rencananya pemasangan CCTV itu juga dilakukan di lokasi wisata lain. Dengan harapan lokasi itu dapat dijangkau melalui terminal wisata. (dul)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.