SURABAYA | duta.co – Setelah resmi mendaftar sebagai bakal calon wali kota (bacawali) ke DPD Nasdem Surabaya, Anggota DPRD Surabaya periode 2014-2019, Vincensius Awey berencana mendaftarkan diri untuk maju Pilwali 2020 ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya. Rencana itu akan dilaksankan pada Jumat (18/10/2019).

Awey mengaku rencananya sudah mendapat restu dari Ketua DPW Nasdem Jatim, Sri Sajekti. Hal itu bagian dari strategi karena partai Nasdem hanya memiliki tiga perwakilan di DPRD Surabaya.  “Saya sudah mendapatkan restu, nanti hari Jumat 18 Oktober 2019 saya akan mengambil formulir ke PSI,” katanya, Kamis (17/10/2019).

Awey mengatakan, sebagai kader Partai Nasdem,  harus mengikuti etika politik ketika berkeinginan mendaftar ke partai lain. Sehingga perlu menyampaikan niatannya mendaftar pilwali ke PSI.

Menurutnya, mendaftar pilwali lewat partai lain adalah hal yang perlu dilakukan saat ini. Sebab, Partai Nasdem hanya memiliki tiga kursi di DPRD Surabaya periode 2019-2024. Sedangkan, partai kandidat pilwali harus memiliki minimal 10 kursi.

“Jadi harus dilakukan komunikasi politik, salah satunya dengan mendaftar ke partai lain, dalam hal ini PSI,” jelasnya.

Selain pertimbangan jumlah kursi, banyaknya kesamaan antara Nasdem dan PSI jadi pertimbangan berikutnya. Salah satunya, komitmen menolak mahar politik.

Namun, bukan berarti Awey hanya akan merangkul PSI. Ia mengaku akan melakukan penjajakan dengan partai lainnya. Karenanya tak menutup kemungkinan ia akan mendaftar pilwali di partai lainnya, misalnya seperti Golkar, Demokrat maupun partai lainnya.

“Nah ini yang baru buka kan PSI, sebelumnya ada PDI Perjuangan, tapi saya kan belum daftar di rumah (Partai Nasdem) saya sendiri,” tandasnya.

Terpisah, Ketua DPD PSI Surabaya Puji Kurniawati Andansari menvaku membutuhkan koalisi untuk maju pilwali. Sebab, PSI hanya mendapatkan empat kursi di DPRD Surabaya.

Puji menjelaskan, PSI membuka konvensi Pilwali 2020 secara terbuka, baik dari kader internal maupun eksternal. “Asalkan mereka membawa misi dan visi yang tidak berseberangan dengan DNA PSI,” jelasnya.

Ia menjelaskan beberapa poin penting yang sesuai dengan PSI yakni tidak memberi toleransi terhadap korupsi, apapun alasannya. Tidak memiliki rekam jejak terhadap intoleransi, dan memiliki ide-ide baru untuk Surabaya yang lebih menyentuh segala aspek. azi

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry