Mashudi Direktur IRDes (duta.heru)

SITUBONDO | duta.co – Direktur Institute for Regional Development and Studies (IRDeS) Mashudi, STP menerangkan, bahwa kemajuan atau keberhasilan pembangunan di Kabupaten Situbondo selama 10 tahun ini ditentukan oleh partisipasi masyarakat.

Menurut Mashudi, 5 atau 10 tahun kedepan pembangunan di Kabupaten Situbondo harus berlanjut, sehingga pemerataan pembangunan dari plosok desa hingga sudut kota dampaknya benar-benar akan dirasakan oleh masyarakat.

“Yang harus kita ingat bahwa, pembangunan di massa 5 tahun mendatang harus mengaca atau membaca aktivitas-aktivitas riil pembangunan 10 tahun sebelumnya,” jelas Mashudi, Kamis (1/10/2020).

Tak hanya itu yang disampaikan mantan Ketua Dewan Riset Daerah Kabupaten Situbondo ini. Namun, Mashudi juga menjelaskan bahwa, Situbondo adalah kita merupakan aplikasi atau produk pembangunan dari Second City. “Second City produk pembangunan yang benar-benar menyentuh langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Mashudi, disparitas pembangunan insfrastruktur di Kabupaten Situbondo tuntas, demikian pula dengan dunia pendidikan. “Pendidikan bukan hanya mengedepankan wajib, tapi harus seiring dengan akses. Program pendidikan yang tertuang dalam Situbondo Unggul sudah selaras dengan akses dan mutu sumber daya manusia. Oleh karena itu, 5 tahun kedepan harus dilanjutkan,” harapnya.

Dalam Bidang kesehatan, sambung Mashudi, pada tempo dulu masyarakat Kabupaten Situbondo sulit untuk mengakses kesehatan. Namun, 10 tahun belakangan ini, masyarakat sangat mudah mendapatkan akses kesehatan di daerah Second City. Masyarakat akan mendapat pelayanan kesehatan tanpa harus pergi ke pusat kota.

“Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan masyarakat tidak perlu datang ke pusat kota. Karena di wilayah Second City terdapat fasilitas kesehatan seperti di pusat kota,” pungkasnya. (her)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry