Endang Sulistiyani, M.Kom

Dosen Program Studi S1 Sistem Informasi Fakultas Teknik

PENGGUNAAN smartphone di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data eMarketer diketahui bahwa penggunaan smartphone dari 2016 sampai 2019 diproyeksi akan terus meningkat.

Pada 2016, penggunaannya sebanyak 65,2 juta unit, sebanyak 74,9 dan 83,5 juta unit pada 2017 dan 2018, serta sebanyak 92 juta unit pada 2019.

Data ini menjadikan Indonesia bertengger di peringkat pertama sebagai negara di Asia Tenggara (Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Indoensia) yang paling banyak penggunaan smartphone-nya.

Tidak hanya itu, pada level dunia Indonesia menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat.

 Pertanyaannya, untuk apa penggunaan smartphone yang sebanyak itu?

Salah satu survey tentang penggunaan smartphone di Indonesia dilakukan oleh DI Marketing. Survey tersebut dilakukan secara online dengan responden sebanyak 1500 pengguna smartphone. Salah satu hasilnya menunjukkan bahwa mengakses media sosial (87%) dan chatting (84%) merupakan aktifitas paling sering dilakukan oleh pengguna.  Aktivitas ini tidak dipengaruhi oleh batasan umur.

Artinya berapapun rentang usia, mulai dari usia dibawah 18 tahun sampai di atas 30 tahun mengakses keduanya sebagai aktivitas utama. Sementara itu untuk aktivitas popular ada tren tersendiri untuk masing-masing rentang usia.

Bagi usia di bawah 18 tahun, aktivitas bermain game menjadi aktivitas paling popular, yaitu dengan presentase 64%. Pada usia 18-25 tahun, aktivitas paling populernya adalah mendengarkan music dan menonton video (71%).

Usia di atasnya, yakni 26-30 memilih berbelanja online atau menunjukkan kenarsisannya (49%). Sedangkan usia di atas 30 tahun, memilih aktivitas yang terkait pekerjaan yaitu cek email sebagai aktivitas paling popular (67%).

Berapa lama mengakses smartphone setiap harinya?

Hal lain yang seringkali tidak disadari adalah waktu yang dihabiskan untuk mengakses smartphone.

Survei yang dilakukan CLSA pada 2015 menunjukkan bahwa sebanyak 32,5 % pengguna mengakses smartphone lebih dari 8 jam. Sementara itu, sebanyak 36 % pengguna menghabiskan waktu sebanyak 4-8 jam.

Sedangkan secara berturut-turut pengguna sebanyak 26 %, 4,5 %, dan 1 % mengakses ponsel selama 2-4 jam, 1-2 jam, dan < 1 jam.

Berdasarkan survey ini  68,5% pengguna menghabiskan waktu lebih dari 4 jam untuk mengakses ponsel pintarnya. Waktu tersebut adalah lama waktu yang dihabiskan untuk mengakses smartphone di setiap harinya.

Nah, bagaimana dengan Anda semua. Aktivitas apa yang paling sering dilakukan dengan smartphone Anda? Seberapa lama waktu yang Anda habiskan untuk menggunakannya. Apapun yang Anda lakukan semoga merupakan aktivitas yang bermanfaat. Arti bermanfaat ini luas dan bisa jadi berbeda antar satu dan lainnya.

Karenanya perlu ditentukan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan secara seimbang. Artinya selain untuk mencari hiburan di tengah penat nya pekerjaan, manfaatkan smartphone untuk membantu mengefisiensikan pekerjaan tersebut.

Sementara untuk waktu, pembatasan adalah hal yang harus dilakukan. Jangan sampai karena bius menggiurkan dari smartphone, Anda menghabiskan sebagian besar waktu untuk menggunakan smartphone. Lakukan aktivitas sesuai waktunya.

 Waktu beribadah ya digunakan beribadah. Waktunya istirahat ya istirahat. Jangan sampai waktu-waktu yang sudah ditentukan tersebut digunakan untuk mengakses smartphone, terlebih untuk aktivitas yang tidak bermanfaat.

Apapun itu, sesuatu yang dilakukan secara berlebihan tetaplah tidak baik. Sekali lagi, smartphone akan menjadi teknologi yang smart ketika penggunanya smart, salah satunya dari sisi waktu dan aktivitas. *

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.