
SIDOARJO | duta.co – Selang empat puluh hari setelah suaminya meninggal dunia, Eko Nur Anisah (Anis), warga Kepadangan (kelahiran Randegan,Tanggulangin) yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di pertokoan wilayah Tulangan, kini terbaring akibat stroke dan akhirnya menerima bantuan kursi roda.
Respons cepat Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo kembali dirasakan warga untuk membantu aktivitas serta proses pemulihannya sepulang dari rawat inap di RS Anwar Medika, Jumat (20/3/26) sore.
Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Diana Ambarukmi, SH., MH., M.AP., langsung merespons cepat setelah menerima informasi permohonan bantuan kursi roda.
Ia mewakili Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Martha Wara Kusuma, S.Sos., segera mengupayakan proses permohonan bantuan bagi warga yang mengalami sakit stroke tersebut.
Dinas Sosial kemudian menindaklanjuti dengan cepat melalui mekanisme sesuai ketentuan, diawali dengan proses survei serta permintaan kelengkapan data, seperti KTP, KK, serta melampirkan foto warga yang sedang sakit.
Usai menerima informasi, Diana juga menyampaikan kepada stafnya untuk segera berkoordinasi dan menindaklanjuti proses tersebut agar bantuan dapat segera direalisasikan.
“Kami Dinas Sosial Sidoarjo semaksimal mungkin bekerja dengan mengupayakan yang terbaik bagi warga Sidoarjo, khususnya yang sangat membutuhkan dan layak mendapatkan bantuan,” pungkas Diana kepada duta.co, Jumat (20/3/26).

Dari Juru Parkir, Kini Berjuang Pulih dari Stroke
Siti Masfufah, warga Desa Randegan RT 6 RW 2, usai menerima bantuan kursi roda untuk adiknya, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Bantuan tersebut diberikan untuk adiknya, Eko Nur Anisah (Anis), yang mengalami stroke.
Ia mengaku sangat senang atas bantuan kursi roda baru dari Dinas Sosial. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial atas respons cepat dalam menindaklanjuti permohonan bantuan warga yang membutuhkan.Sebelumnya mohon maaf lamanya menunggu karena perjalanan pulang rawat inap hujan deras.
“Alhamdulillah, semoga bantuan kursi roda ini dapat sedikit meringankan beban adik saya dan keluarganya, mengingat suaminya telah meninggal dunia. Kami juga berharap adik saya segera pulih dan bisa beraktivitas seperti sedia kala,” pungkasnya.
Terpisah, Syaiful Hakim, petugas Dinas Sosial yang datang ke rumah saat mengantarkan kursi roda di Desa Randegan RT 6 RW 2, menyampaikan bahwa memang benar yang bersangkutan, Mbak Anis, mengalami sakit stroke. Sehari-hari, ia bekerja sebagai juru parkir di wilayah Tulangan.
Untuk sementara, ia mengimbau agar Mbak Anis dapat dirawat di rumah saudara di Randegan, karena tidak ada yang merawat di Kepadangan.
“Untuk sementara kami sarankan dirawat di Randegan agar ada yang mendampingi,” pungkas Syaiful Hakim yang akrab disapa Mas Ipung. (loe)





































