JAKARTA | duta.co – Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romi mendapat banyak kecaman karena dinilai melakukan “intervensi” terhadap doa yang dipanjatkan KH Maimoen Zubair dalam acara “Sarang Berzikir Untuk Indonesia Maju”, Jumat (1/2), dikecam. Tindakan Romi yang mengingatkan doa Kiai Kharismatik itu dinilai tidak pantas dan tidak pada tempatnya. Romi lagi-lagi dinilai keterlauan dalam memperlihatkan bahwa dia mendukung Jokowi.
Setelah Kiai Moen mengakhiri doanya, tampak Romi maju menghampiri Beliau dan membisikkan pada Kiai Moen bahwa doa yang dipanjatkan salah. Seharusnya yang didoakan adalah Joko Widodo yang duduk persis di sebelah kiri Kiai Moen.
Kiai Moen yang sudah sepuh, berusia 90 tahun itu, lalu berusaha memperbaiki doanya.
Menurut politisi senior Djoko Edhi Abdurrahman, tindakan Romi itu sungguh keterlaluan.
“Baru sekarang saya dengar ada doa yang sudah diaminkan diintervensi,” ujar Djoko Edhi yang kini tengah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Madura seperti dikutip dari RMOL Sabtu 2 Februari 2019..
Menurut Djoko, intervensi Romi itu kelihatannya tidak berhasil, karena saat Kiai Moen hendak mengulangi doanya mikrofon yang dipegangnya malah rusak.
Ketika mikrofon kembali berfungsi, yang terdengar lagi-lagi kata “hadza Rois Pak Prabowo”.
“Itu suara malaikat, Rom. Tak bisa kau sogok,” katanya lagi.
Selain kecaman dari berbagai kalangan, hal lain yang mengiringi “intervensi” Romi itu adalah peredaran berita-berita agak lawas mengenai keterlibatan dirinya dalam kasus korupsi yang sudah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Misalnya berita tentang pemeriksaan Romi oleh KPK dalam kasus suap dana perimbangan daerah bulan Agustus 2018 lalu.
Di dalam berita itu, Romi diperiksa untuk tersangka mantan pejabat Kementerian Keuangan Yaya Purnomo. Mantan Ketua MK Mahfud MD juga pernah tersinggung dengan sikap dan ucapan  Romi terkait batalnya mantan Menhan itu menjadi cawapres Jokowi yang kemudian diganti KH Ma’ruf Amin.
Dalam acara talkshow Indonesia Lawyer’s Club’ di TVOne pada Selasa (14/8/2018), saat itu Mahfud mengaku merasa tersinggung dengan pernyataan Romi pasca pengumuman cawapres Jokowi di Restoran Plataran Menteng .
“Mungkin saya agak sedikit tersinggung justru pernyataan Ketua PPP, Romi, begitu keluar dari ruangan itu dia bilang, loh Pak Mahfud itu kan maunya sendiri, bikin baju sendiri, siapa yang nyuruh. Saya agak tersinggung itu. Padahal Romi justru sehari sebelumnya yang memberi tahu saya bahwa saya sudah final.” Demikian kata Mahfud MD. (wis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.