Samirun, Plt Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi (mifta/duta.co)

NGAWI | duta.co – Pekerjaan rehabilitasi gedung perpustakaan SDN Bangunrejo Kidul 1 Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi, yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) 2020 lalu, menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Dinas Pendidikan setempat.

Bangunan gedung perpustakaan yang terlihat belum sempurna tersebut berkaitan dengan keterbatasan anggaran. Sehingga perencanaan anggaran biaya yang ada juga menyesuaikan pelaksanaan pekerjaan.

Hal tersebut dikatakan Samirun, plt kepala bidang pendidikan dasar (Dikdas) dinas pendidikan Kabupaten Ngawi bahwa, pihaknya sudah melakukan kroscek lapangan dan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan koordinator wilayah (Korwil)

“Pekerjaan rehabilitasi gedung perpustakaan SDN bangunrejo kidul 1 itu sudah sesuai perencanaan anggaran yakni, Rp77 juta 200 ribu dengan rincian Rp64 juta untuk fisik, dan Rp13 juta 200 ribu untuk meubeler,” terang Samirun. Kamis, (17/6/2021)

Pihak dinas pendidikan juga mendukung kebijakan pihak sekolah lanjut Samirun, untuk keamanan serta kenyamanan siswa apabila sewaktu-waktu diperbolehkan melakukan aktivitas belajar dengan tatap muka, ruangan tersebut bisa difungsikan.

“Ya, kita mendukung kebijakan sekolah karena gedung perpustakaan itu juga dapat difungsikan untuk belajar secara tatap muka dengan kapasitas maksimal 50 persen, bila sudah diperbolehkan,” jelas Samirun.

Sebelumnya, Triyanto, kepala SDN bangunrejo kidul 1, via selulernya terkait anggaran DAK pihaknya tidak tahu, karena gedung tersebut sudah ada sebelum dirinya menjabat plt kepala sekolah setempat.

Ia menambahkan, anggaran DAK 2020 lalu sebenarnya untuk rehab, namun dikarenakan kondisi bangunan sangat mengkhawatirkan, sehingga gedung perpustakaan tersebut dirobohkan.mif

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry