Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Wahid Wahyudi. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co –  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengambil kebijakan untuk memperpanjang libur sekolah di Lebaran 2022 ini.

Libur sekolah yang seharusnya hingga 8 Mei 2022 atau masuk pada 9 Mei 2020 diundur hingga 11 Mei 2022 atau masuk 12 Mei 2022.

Kebijakan ini diambil oleh beberapa provinsi dengan alasan karena banyak yang terjebak macet arus balik. Namun, Jawa Timur justru tidak ikut kebijakan tersebut.

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Wahid Wahyudi, kebijakan tersebut tidak diambil karena Jawa Timur bukan daerah tujuan arus balik.  Tetapi, daerah keluarnya para pemudik. Artinya lebih banyak yang meninggalkan saat arus balik dibanding yang masuk ke Jatim.

“Sehingga relatif, lalu lintas itu tidak sangat mengganggu siswa saat pergi dan pulang sekolah,” ujarnya, Sabtu (7/5/2022).

Karenanya, sekolah dalam naungan Provinsi Jawa Timur yakni SMA/SMK dan sekolah luar biasa (SLB) tetap masuk sesuai kalender pendidikan yakni pada Senin (9 Mei 2022).   “Jadi tidak ada perpanjangan libur,” tegas pria yang juga menjabat PJ Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim.

Meski proses pembelajaran akan dimulai Senin, Wahid menyampaikan bahwa tidak semua siswa harus datang ke sekolah. Karena Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tetap merujuk pada aturan pandemik Covid-19. Yakni disesuaikan dengan PPKM Level daerah masing-masing.

“Kalau Level 1 itu 100 persen, Level 2 itu 50 persen dengan 6 jam pelajaran masing-masing jam pelajaran 45 menit. Level 3 masuk 50 persen dengan 4 jam pelajaran. Kita masih ikuti Instruksi Menteri Dalam Negeri,” kata dia.

Terkait PPKM Level di 38 kabupaten/kota di Jatim, Wahid belum bisa merincinya. Tapi yang jelas, masih terdapat beberapa kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Level 3 berdasarkan Inmendagri.  “Kalau Level 4 sudah tidak ada,” kata dia. “Yang jelas kita mengikuti Inmendagri,” pungkasnya.

Untuk SMA swasta di Surabaya terutama sekolah Islam banyak yang mengambil kebijakan masuk sekolah untuk tatap muka pada Kamis (12/5/2022). Salah satunya adalah SMA Khadijah Surabaya. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry