Jalan raya Mojoagung Mojolegi Jombang.

JOMBANG | duta.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mematangkan tahapan pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur strategis pada Tahun Anggaran (TA) APBD 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp13,5 miliar.

Pada Februari 2026, Dinas PUPR dijadwalkan memasuki tahapan konsultasi teknis dengan konsultan perencana guna mematangkan seluruh dokumen sesuai ketentuan yang berlaku. Proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari 12 program strategis yang dicanangkan Bupati Jombang sejak 2 Desember 2025, dengan fokus utama peningkatan konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat.

“Kemungkinan pada Februari 2026 kami akan memanggil konsultan untuk mematangkan seluruh perencanaan sesuai aturan yang ada,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Imam Bustomi, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Agung Setiaji, S.T., kepada duta.co, Selasa (27/1).

Ia menjelaskan, setelah seluruh tahapan perencanaan teknis rampung, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Pemkab Jombang untuk proses lelang proyek.

“Jika sesuai jadwal, lelang akan dilaksanakan pada Maret 2026, dan pekerjaan fisik diperkirakan dimulai pada bulan berikutnya,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sedikitnya lima ruas jalan menjadi sasaran pekerjaan pada tahun anggaran mendatang. Proyek tersebut meliputi peningkatan Jalan Mojolegi, Panglungan dengan pagu anggaran Rp2 miliar, peningkatan Jalan Mojoagung, Mojoduwur sebesar Rp2,99 miliar, serta rekonstruksi Jalan Made,Asemgede senilai Rp2,89 miliar.

Selain itu, Dinas PUPR juga menyiapkan rekonstruksi Jalan Gebangbunder di Kecamatan Plandaan dengan anggaran Rp2,87 miliar, serta peningkatan Jalan Cukir, Mojowarno senilai Rp2,8 miliar.

Lebih lanjut Ia menegaskan, seluruh paket pekerjaan tersebut saat ini masih berada pada tahap perencanaan teknis dan persiapan pengadaan.

“Seluruh proyek strategis masih dalam proses perencanaan oleh tim konsultan,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah kajian teknis selesai, proyek akan segera memasuki tahapan tender. “Insyaallah, dalam waktu kurang lebih dua bulan, proses perencanaan rampung dan dapat dilanjutkan ke lelang,” pungkasnya. (din)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry