JOMBANG | duta.co – Perkembangan jasa konstruksi di Indonesia berkembang cukup pesat. Tingkat kebutuhan akan tempat tinggal, sarana prasarana, serta fasilitas umum sangat tinggi seiring dengan pertumbuhan penduduk Indonesia. Untuk memenuhi akan kebutuhan tersebut, maka perlu dilakukan pembuatan rancangan konstruksi yang rinci dan sesuai dengan tujuan kegiatan dengan memperhatikan tata letak, rancangan, metode konstruksi, taksiran biaya serta mempersiapkan informasi pelaksanaan yang diperlukan, termasuk gambar rencana dan spesifikasi sampai dengan dilaksanakan proses pengadaan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, maka diperlukan penyedia jasa konstruksi yang terdiri dari jasa konsultansi konstruksi dan pekerjaan konstruksi yang mempunyai kompetensi dan kapabilitas. Dalam menjawab tantangan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kabupaten Jombang, selalu berupaya mengadakan pembinaan maupun pelatihan bagi masyarakat jasa konstruksi.

Kali ini, Dinas PUPR Jombang, bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, menggelar bimbingan teknis sistem manajemen Keselamatan konstruksi. Bimtek ini dikhususkan bagi penyedia jasa konstruksi di Kabupaten Jombang, dengan tujuan agar memahami pelaksanaan keselamatan kerja di pekerjaan konstruksi. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 19 s/d 23 April 2021, dilaksanakan dengan metode online dengan narasumber dari kementerian PUPR dan BPJS Cabang Jombang.

“Kami berharap dengan terselenggaranya bimbingan teknis sistem manajemen keselamatan konstruksi tahun 2021 ini, dapat mencetak penyedia jasa konsultansi maupun konstruksi yang berkualitas dan berkompeten di bidangnya dan bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Jombang,” kata Miftahul Ulum, Kepala Dinas PUPR Jombang, pada wartawan Duta Masyarakat.

Selain itu, kata Ulum, sapaan akrab Miftahul Ulum, bahwa pelatihan – pelatihan dalam rangka pembinaan jasa konstruksi tidak berhenti sampai disini. Masih banyak pembinaan maupun pelatihan yang akan digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jombang. Diantaranya, sertifikasi ahli K3 dan ahli teknik jalan yang akan digelar tanggal 6 s/d 9 Juli 2021, dengan peserta sebanyak 90 orang. Sertifikasi ini merupakan kerjasama dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur.

“Dengan terlaksananya berbagai pembinaan bagi badan usaha jasa konstruksi maupun tenaga kerja konstruksi, diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi pembangunan Kabupaten Jombang, dalam mewujudkan visi Kabupaten Jombang tahun 2019 – 2023 yaitu, bersama mewujudkan Jombang yang berkarakter dan berdaya saing,” tandasnya. (dit/adv)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry