MENINJAU. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Amin Wachid meninjau langsung pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka di SDN Miji, Senin (30/11/2020). DUTA/YUSUF W

MOJOKERTO | duta.co – Sesuai dengan rencana yang sudah dipersiapkan, Dinas Pendidikan Kota Mojokerto mulai menggelar Uji Coba Pembiasaan Pembelajaran Tatap Muka SD dan SMP Negeri dan Swasta se Kota Mojokerto.

Uji coba dilakukan selama dua hari untuk SD, dari tanggal 30 November hingga 1 Desember 2020. Sedang untuk SMP dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 30 November hingga 2 Desember 2020.

Pada hari pertama Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Amin Wachid menyempatkan melihat langsung pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka di SDN Miji.

“Yang pertama kali kita lihat adalah sarana dan prasarana. Apakah sudah memenuhi standar prosedur tetap (protap) yang telah ditentukan. Mulai dari ketersediaan masker, CTPS, desinfektan, bilik bangku, dan tentunya air minum. Ini kan tidak ada jam istirahat dan tidak ada kantin buka maka pihak sekolah harus menyediakan kebutuhan tersebut. Dan alhamdulillah ini berjalan lancar, nanti kita akan evaluasi kembali setelah tiga hari,” jelas Ning Ita, sapaan akrab wali kota.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan, dari 63 SD Negeri dan Swasta, terdapat enam SD yang tidak mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka dan tetap melaksanakan pembelajaran daring. Sedang dari 20 SMP Negeri dan Swasta, terdapat lima SMP yang tetap melaksanakan pembelajaran daring. “SD dan SMP yang tetap melaksanakan pembelajaran daring karena tidak mendapat izin dari orang tua,” katanya.

Amin menjelaskan, pelaksanaan Uji Coba Pembiasaan Pembelajaran Tatap Muka ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat dan atas dasar izin dari orang tua.

“Dua hari secara berturut-turut sebelum pelaksanaan uji coba, sekolah disemprot dengan disinfektan. Selain itu, di ruang kelas kita pasang penyekat (bilik) sehingga antar siswa tidak dapat bersentuhan,” jelasnya.

Uji Coba Pembiasaan Pembelajaran Tatap Muka ini dilaksanakan secara bergantian dengan sistem 1/3 untuk SMP dan 1/2 untuk SD.

“Untuk SMP, tanggal 30 November hanya siswa kelas 7 yang masuk, tanggal 1 Desember kelas 8 yang masuk, dan tanggal 2 Desember kelas 9 yang masuk,” katanya.

Demikian untuk SD, pada tanggal 30 November hanya siswa kelas 1, 2, dan 3 yang masuk, sedang tanggal 1 Desember hanya untuk siswa kelas 4, 5, dan 6.

“Untuk SMP, ujian semester akan dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 11 Desember. Sedang untuk SD, ulangan semester akan dimulai tanggal 7 Desember,” urainya.

Lebih jauh dijelaskan, Uji Coba Pembiasaan Pembelajaran Tatap Muka ini sudah dipersiapkan sejak dua bulan lalu dengan melakukan beberapa kali simulasi.

“Jadi ini sifatnya bukan coba-coba. Kita sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Uji coba ini dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang sesungguhnya pada Januari tahun depan,” tandasnya.ywd

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry