SERAGAM :Kepala Diknas Amin Wachid mendampingi Walikota Mojokerto. Pada tahun ini diknas akan membagi 17.916 setel seragam gratis.  (duta.co/arif)

MOJOKERTO | duta.co -Program bantuan seragam siswa gratis untuk SD/SMP di Kota Mojokerto dijadwalkan dibagikan tepat waktu.  Melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) setempat, diknas berjanji seragam akan didistribusikan sebelum tahun ajaran baru 2019/2020.
Bahkan,  saat ini paket proyek yang dialokasikan sebesar Rp 2,6 miliar tersebut telah masuk ke tahapan  lelang.
“Kalau proses lancar dan sesuasi jadwal, saya targetkan pengadaan seragam gratis ini  rampung sebelum tahun ajaran baru 2019-2020 Juli mendatang,” janji Kepala Dispendik Kota Mojoekrto Amin Wachid, Jumat (17/5).
Menurutnya proses program seragam gratis SD/SMP telah dikebut sejak April lalu yang diawali dengan pengiriman sampel kain untuk diuji laboratorium di Balai Besar Kerajinan Batik Yogyakarta. Proses tersebut guna mengetahui kualitas kain seragam. Selanjutnya,  pihaknya telah mengajukan lelang.
”Kita sudah ajukan lelang dan sekarang sudah tayang,” terangnya.
Saat ini, proses tender tersebut masih dalam tahap penawaran di Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Kota Mojokerto. Amin menyebutkan, pemenang lelang akan paling lambat akan diumumkan pada pertengahan Juni mendatang. ”Mudah-mudahan pertengahan Juni sudah tandatangan kontrak,” tandasnya.
Dengan demikian, proses pengerjaan diberi estimasi waktu merampungkan pengadaan kain seragam kurang lebih satu bulan. Dengan demikian, jika tidak ada kendala seluruh tahapan di-deadline rampung sebelum tahun ajaran baru 2019/2020 dimulai.
Sesuai jadwal, rangkaian Penerimaan peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD/SMP jalur reguler mulai dibuka pada 2-5 Juli mendatang.  Sedangkan hasil penerimaan akan diumumkan pada 8 Juli. Sementara bagi siswa yang dinyatakan diterima diberi kesempatan mendaftar ulang pada 11-12 Juli.
”Harapan kami seragam bisa dibagikan minggu kedua Juli saat tahun ajaran baru,” terangnya.
Dia menyebutkan, jumlah seragam tersebut disesuaikan berdasarkan pagu yang dibuka dalam PPDB 2019-2020 ini. Dispendik mencatat, kuota penerimaan siswa baru tahun ini diperkirakan mencapai 5.972 siswadari 98 lembaga SD/MI dan SMP/MTS se-Kota Onde-Onde .
Dia merincikan, sebanyak 2.920 siswa di antaranya berasal dari 74 lembaga SD, MI, dan SDLB dengan total Rp 1,08 M. Sedangkan 3.052 siswa tersebar di 24 lembaga SMP, MTs, dan SMPLB yang bakal menyerap Rp 1,52 M.
”Jumlahnya tidak berubah signifikan seperti tahun lalu, karena tidak ada penambahan rombel (rombongan belajar),” tandasnya.
Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto ini, menambahkan, seragam gratis akan diberikan kepada seluruh siswa yang dinyataan diterima PPDB baik di sekolah negeri maupun swasta. Setiap siswa bakal menerima tiga setel kain seragam. Terdiri dari seragam nasional merah-putih bagi SD dan biru-putih bagi SMP.
“Selain itu juga mendapatkan seragam pramuka serta seragam khas Kota Mojokerto orange-hitam. Dengan demikian, total pengadaan seragam mencapai 17.916 setel dengan alokasi anggaran sebesar Rp 2,6 miliar,” pungkasnya.
Wakil Wali kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria mengapresiasi langkah cepat Dispendik tersebut. Hal ini karena seragam gratis sangat berarti bagi wali murid pada saat tahun ajaran baru nanti.
“Saya optimis bisa dibagikan sesuai jadwal sebelum tahun ajaran baru. Langkah Dispendik untuk segera melakukan lelang ini tergokong paling cepat diantara yang lain,” tandas Cak Rizal, sapaan akrab Wakil Wali kota Mojokerto ini. (ari)
 
 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry