DIKLAT SKK: Mahasiswa Teknik Perkapalan UMG yang akan mengikuti Diklat SKK di Madiun didampingi Kaprodi Ali Yusa, MT, saat dilepas Rektor UMG Prof Dr Setyo Budi, MS. Duta/Humas UMG

GRESIK | duta.co – Program studi (Prodi) Teknik Perkapan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) terus meningkatkan kompetensi mahasiswanya. Salah satunya dengan mengikuti Diklat Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 30 mil dan 60 mil yang diselenggarakan Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, di Madiun, Rabu (15/8/2018) mendatang.

“Kita mengirim 11 mahasiswa kita untuk mengikuti Diklat SKK di Madiun. SKK kali ini untuk mendapatkan sertifikat mengawaki kapal sejauh 30 dan 60 mil,” ungkap Kaprodi Teknik Perkapalan UMG, Ali Yusa, MT, seusai acara pelepasan, Jumat (10/8/2018).

Yusa menjelaskan dengan mendapatkan sertifikat SKK, nantinya mahasiswa memiliki kompetensi yang lengkap. Pasalnya, mahasiswa akan memiliki kecakapan tidak hanya sebatas merancang kapal, melainkan juga mengawaki kapal hasil rancangannya.

“Inilah salah satu kelebihan dari mahasiswa Teknik Perkapalan UMG,” ujarnya.

Yusa menambahkan, dengan kompetensi yang dimilikinya, para mahasiswa UMG ini memiliki peluang lebih besar saat terjun ke dunia kerja. Kenapa? Ini karena nilai jualnya sangatlah tinggi dengan kelengkapan kompetensi yang dimilikinya.

“Seperti saya katakan tadi mahasiswa Teknik Perkapalan itu hanya merancang kapal, namun untuk UMG ada tambahan kompetensi lain dengan adanya sertifikat SKK ini. Hal inilah yang membuat mahasiswa memiliki nilai jual saat terjun ke dunia kerja. Karena kompetensinya lengkah tadi,” tegasnya.

Yusa berharap dengan kelengkapan kompetensi ini, perusahaan tentunya memiliki pilihan dalam merekrut tenaga kerjanya. “Makanya kita terus mendorong mahasiswa mengikuti diklat. Dan Prodi terus mendorong mahasiswa meningkatkan kompetensinya. Sehingga akan membuka peluang kerja ketika sudah lulus kuliah,” jelasnya.

Apalagi peluang kerjanya sangatlah besar di bidang perkapalan. Yusa lantas memaparkan tiap tahunnya di sektor perkapalan ini membutuhkan 1 juta tenaga kerja. “Semoga peluang ini mampu dimanfaatkan mahasiswa Teknik Perkapan UMG,” tandasnya. rum

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.