
JOMBANG | duta.co – Warga Dusun Grobogan, Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di aliran Sungai Kali Pancir, Rabu (21/1/2026) pagi. Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang hendak menuju sawah dan sempat mengira tubuh korban sebagai boneka.
Penemuan itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Karena penasaran dengan benda mencurigakan yang mengapung di sungai, saksi kemudian mendekat dan mendapati bahwa benda tersebut merupakan jasad manusia. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pemerintah desa setempat.
“Awalnya dikira boneka, tapi setelah dicek lebih dekat ternyata itu mayat orang. Setelah itu langsung dilaporkan ke pihak desa,” ujar Kepala Dusun Sukorejo, Desa Grobogan, Muhammad Bagus Firman, kepada media.
Berdasarkan keterangan sementara, korban diduga bukan warga setempat. Hingga pukul 08.30 WIB, pihak berwenang masih melakukan proses identifikasi awal di lokasi kejadian sebelum jenazah dievakuasi.
Dari hasil pengamatan fisik, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter. Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja batik bergaris cokelat, celana pendek, serta sebuah cincin berwarna putih. Pada bagian mulut korban terlihat terdapat sedikit busa.
Menurut Bagus, pada tubuh korban juga ditemukan luka lecet di bagian pelipis. “Luka lecet itu kemungkinan akibat benturan saat korban tenggelam, bisa saja mengenai batu atau benda keras di sungai,” jelasnya.
Dilihat dari kondisi jasad yang masih relatif utuh dan belum menunjukkan tanda pembusukan, meski tampak pucat, korban diperkirakan baru meninggal beberapa jam sebelum ditemukan.
“Kalau dilihat dari kondisinya, kemungkinan meninggal belum lama, sekitar kemarin sore atau malam,” imbuhnya.
Kasus penemuan mayat tersebut kini ditangani oleh pihak berwenang untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab pasti kematiannya. (din)





































