SALAWAT : Satirin berada diantara Jamaah Ponpes Miftahu Falahil Mubtadiin (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co -Terlihat khusyuk mengumandangkan salawat, terlihat sosok mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Pemerintah Kabupaten Kediri menyatu bersama ratusan jamaah dan para santri, beralamatkan di Dusun Pulosari Desa Sukosari Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang.

“Maaf mas, saya selesai Salat Tahajud, saat ini hati saya sedih dan usai memanjatkan doa kepada diri saya beserta keluarga dan seluruh warga di Kabupaten Kediri, agar tidak didzolimi. Mudah-mudahan Allah selalu membukakan pintu hati kita, untuk berlomba-lomba melakukan amal kebaikan,” ungkapnya, kemarin malam.

Atas jabatan barunya sebagai Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial (Kesra), Satirin pun mengaku menerima dengan iklas atas amanah diberikan Bupati Kediri.

“Saya diberi jabatan apapun, tidak pernah menolak. Karena selama ini saya bekerja bukan untuk diri saya sendiri, namun demi umat dan kepentingan pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Memang banyak perbedaan pasca mutasi di lingkungan pemerintah kabupaten, sosok Satirin kini terlihat lebih tenang dan kepada siapapun, selalu memberikan nasehat untuk selalu tekun ibadah sebagai wujud nyata berjuang di jalan Allah.

“Saya berharap jenengan semua merupakan kepanjangan tangan malaikat di bumi yang diperintah Alloh untuk menegakan keadilan dan kebenaran di Kabupaten Kediri,” tuturnya

Justru kini yang berkembang, ada apa dengan orang-orang di dekat lingkaran kekuasan di Pemerintah Kabupaten Kediri. Dulu sejumlah pejabat yang terlihat aktif tampil di setiap kegiatan, kini justru memilih menghabiskan waktunya untuk beribadah setelah dimutasi.

“Bekerja juga berjuang, namun bila kita menyampaikan kebenaran sesuai janji Alloh, mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat,” jelas Satirin sebelum menutup pertemuan. (nng)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.