
SURABAYA | duta.co – Melalui Petranesian Business & Education Fair (PBEF) 2026 di Galaxy Mall Surabaya 17 – 20 September 2026, Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Penyerahan rekor MURI dilakukan Minggu malam sekaligus penutupan PBEF 2026.
PBEF 2026 diikuti ratusan tenant, dengan sekitar 90 persen di antaranya merupakan usaha milik mahasiswa dan alumni UK Petra yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari kuliner, industri kreatif hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pameran pendidikan dan bisnis yang digelar di pusat perbelanjaan tersebut menghadirkan 275 tenant di tiga area Galaxy Mall Surabaya dan mencatat perputaran transaksi lebih dari angka Rp 2 miliar.
Ketua Panitia Onward to 65 Petra Christian University dan PBEF 2026, Teddy Salim mengatakan PBEF 2026 berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (20/9/2026) di Galaxy Mall Surabaya. Gelaran tersebut menyedot sekitar 53 ribu pengunjung, mempertemukan aktivitas pendidikan dengan inovasi bisnis mahasiswa serta alumni UK Petra dalam satu kesatuan.
“Rekor MURI yang ini tidak direncanakan sebelumnya. Nilai transaksi dari pameran di Galaxy Mall dalam PBEF 2026 mendekati Rp2 miliar. Nilai ini tercatat sebelum pameran ditutup pada hari terakhir yakni Minggu 19 September 2026. Melihat antusiasme pengunjung, bisa jadi transaksi pastinya lebih dari Rp 2 miliar,” ungkap Teddy.
Senior Manager MURI, Triyono mengatakan rekor MURI diberikan karena UK Petra menjadi perguruan tinggi yang menggelar ekshibisi dengan jumlah booth terbanyak dalam satu pameran. Sebanyak 275 tenant milik mahasiswa dan alumni tersebar di Galaxy Mall 1, Galaxy Mall 2, dan Galaxy Mall 3.
“Ini pameran pendidikan dengan booth terbanyak di Indonesia yang pernah diadakan perguruan tinggi. Jumlahnya mencapai 275 tenant yang mengisi Galaxy Mall 1, 2, dan 3,” paparnya.
Besarnya jumlah tenant membuat pameran tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan program pendidikan kampus. PBEF 2026 juga menjadi etalase berbagai inovasi bisnis yang dikembangkan mahasiswa dan alumni UK Petra.
Momentum PBEF 2026 juga dimanfaatkan UK Petra untuk merilis aplikasi digital Petranesian Impact. Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai ekosistem yang menghubungkan mahasiswa dan alumni sekaligus membuka peluang kerja dan bisnis.
“Koneksi antar alumni dan mahasiswa harus menghasilkan peluang kerja maupun bisnis yang nyata. Aplikasi ini dibangun sebagai ekosistem untuk saling terhubung dan memberdayakan,” terang Kepala Office of Institutional Advancement UK Petra, Meilinda.
Inovasi bisnis mahasiswa mendominasi sekitar 90 persen tenant dalam pameran tersebut. Berbagai produk dan gagasan bisnis yang ditampilkan merupakan bagian dari proses pendidikan di UK Petra yang mendorong mahasiswa mengenal sekaligus mempraktikkan proses bisnis di pasar.
Selain kemampuan bisnis, UK Petra menekankan pentingnya etika dalam menjalankan usaha. Mahasiswa didorong memahami praktik pasar dengan tetap memegang prinsip kejujuran sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Melalui PBEF 2026, UK Petra mempertemukan pendidikan, kewirausahaan mahasiswa, jejaring alumni, dan aktivitas ekonomi dalam satu ruang pameran berskala besar di pusat perbelanjaan Surabaya. Imm







































