Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi memukul gong sebagai tanda dibukanya konfrensi internasional ICEBUSS bersama Dekan FEB UNISMA, Nur Diana SE MSi.

MALANG | duta.co – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (UNISMA) menyelenggarakan pertemuan tingkat dunia. Agenda tahunan International Conference on Economics Business and Social Sciences (ICEBUSS) ke tiga ini diikuti sebelas negara. Acara akbar ini didukung pula oleh tiga Perguruan Tinggi (PT) dalam negeri dan juga tiga PT luar negeri.

Dekan FEB UNISMA, Nur Diana SE MSi yang didaulat sebagai Conference Chair mengatakan bahwa kegiatan 3rd ICEBUSS ini diikuti oleh peneliti dari sebelas negara. Diantaranya yaitu USA, South Korea, Australia, Japan, China, Malaysia, Thailand, Brazil, Uzbekistan, Brunei Darussalam dan Indonesia. Adapun dalam penyelenggaraan sebagai Host didukung oleh tiga PT dari Indonesia dan tiga PT dari luar negeri.

“3rd ICEBUSS ini diharapkan secara signifikan menginspirasi akademisi atau peneliti untuk mencapai dampak yang lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam bidang ekonomi, bisnis dan sosial sciences di tengah pandemi Covid-19 ini,” ungkap Diana, Jum’at (29/01).

Dekan yang dikenal inovatif ini kemudian menambahkan, bahwa 3rd ICEBUSS ini memberikan platform akademis yang ideal bagi para peneliti. Dilanjutkan dengan mempresentasikan temuan riset serta memaparkan perkembangan terbaru di bidang ekonomi, bisnis dan social sciences.

Rektor UNISMA Prof Dr H Maskuri MSi mengapresiasi pelaksanaan konferensi ini. Menurutnya 3rd ICEBUSS merupakan upaya internasionalisasi institusi dalam mencapai WCU (World Class University) sebagaimana visi dan misi kampus kebanggaan NU ini. Target dari capaian WCU ini sendiri di tahun 2027 harus dicapai.

“Konferensi internasional ini merupakan salah satu bentuk sumbangsih Pendidikan Tinggi  terhadap pengembangan keilmuan. Serta juga kemashlahatan secara umum dengan memberikan solusi permasalahan global akibat pandemi,” tutur Prof Maskuri.

Kontribusi yang dimaksud, imbuh dia, yakni melalui riset bidang ekonomi, bisnis dan sosial sciences. Semua kajian dan penelitian yang dilakukan pada prinsipnya ditujukan untuk kebaikan dan kemajuan. Guna hal tersebut dibutuhkan sinergisitas dan kolaborasi dengan berbagai pihak yaitu para akademisi, praktisi community atau komunitas, goverment dan juga media sehingga diharapkan hasil penelitian ini dapat dideseminasikan ke berbagai pihak.

3rd ICEBUSS 2021 menghadirkan empat keynote speaker utama yang berasal dari tiga negara yakni USA, Australia dan South Korea. Di antaranya Professor Thomas Chemmanur dari Carroll School of Management, Boston College, Professor Vikas Agarwal dari J. Mack Robinson College of Business, Georgia State University. Juga ada Associate Professor Andy Kim dari SKK Business School, Sungkyunkwan University, Seoul dan Associate Professor Elvira Sojli dari University of New South Wales.

Ke empat keynote speaker tersebut  menyampaikan gagasan dan hasil penelitiannya di sesi pleno. Thomas menyampaikan tentang peran pemodal ventura (VCs) sebagai penggerak kewirausahaan di AS dan negara lain dan peran angel investor dalam membiayai perusahaan baru di masa pandemi agar perusahaan sustainable. Ia mengulas beberapa penelitian dan sentuhan atas beberapa pertanyaan yang mungkin menarik sebagai agenda bagi penelitian selanjutnya.

Sedangkan Professor Vikas Agrawal, mengulik tentang Mandatory Portofolio Disclosure in The Asset Management Industry. Ia memaparkan tentang wajibnya kepemilikan portofolio  manajer lembaga keuangan yang merupakan komponen penting regulasi pasar sekuritas. Pengungkapan tersebut menginformasikan kepada pelaku pasar tentang portofolio kepemilikan dan aktivitas investasi investor institusional. Vikas juga mengcover biaya dan manfaat pengungkapan wajib portofolio dan implikasi dari pengungkapan tersebut untuk perilaku manajer fund, likuiditas aset, dan keputusan investasi perusahaan.

Acara 3rd ICEBUSS 2021 ini dikemas Virtual dalam format Call For Paper yang dibagi menjadi sesi pleno (Plenary Session). Dimana para pembicara utama akan memberikan ceramah ilmiah sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Serta sesi paralel (Parallel Session) di mana para peserta konferensi yang telah mendaftar dan mengirimkan paper telah terseleksi oleh pihak Scientific Commite untuk mempresentasikan secara oral dalam sesi paralel.

Sedangkan paper yang terseleksi diberi kesempatan untuk terbit pada jurnal partner yang bereputasi. 3rd ICEBUSS telah menggandeng dua jurnal partner berskala internasional. Diantaranya beberapa jurnal tersebut terindeks Scopus. (dah)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry