PRODUK LOKAL : Galeri Indonesia, halaman khusus yang ada di Blibli.com memuat produk lokal dari para UMKM. (duta.co/dok)

SURABAYA | duta.co  – Demam belanja online sudah terjadi di Indonesia dalam lima tahun terakhir.  Dengan jumlah penduduk lebih 269 juta jiwa, 133 juta terhubung ke internet dan lebih dari 70 juta pengguna perangkat telepon pintar, Indonesia menjadi pangsa pasar terbesar di Asia Tenggara bagi pemain e-commerce.

Wajar bila industry e-commerce global melirik Indonesia. Sebut saja Lazada, Shopee, Amazon, Alibaba, Tokopedia, Blibli.com, Bukalapak, Tokobagus yang berganti nama menjadi OLX, Jualo.com . Beberapa e-commerce sempat beroperasi namun tidak bertahan karena ketatnya persaingan. Di Indonesia yang merupakan pasar terbesar di Asia Tenggara, platform belanja online lokal tetap mendominasi lanskap industri e-commerce.

Dan persaingan industri e-commerce di kawasan Asia Tenggara dan Indonesia semakin menarik untuk disimak. Dari laporan terbaru yang dirilis iPrice, Lazada tetap memimpin pasar e-commerce Asia Tenggara. Jumlah pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users/MAU) Lazada tercatat terbanyak di  4 dari 6 negara, termasuk Indonesi dan Filipina.

Berdasarkan laporkan iPrice, tiga besar e-commerce yang mendominasi pasar Indonesia adalah Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. Posisi puncak pun masih dipegang oleh Tokopedia. Meskipun hanya beroperasi di Indonesia, jumlah transaksi Tokopedia mencapai lebih dari Rp 18 triliun per bulan, setara dengan total transaksi per bulan Shopee di seluruh negara Asia Tenggara dan Taiwan.

Tokopedia juga berhasil mencatatkan kunjungan bulanan (Monthly Web Visits) tertinggi di Indonesia, dengan rata-rata lebih dari 140 juta kunjungan per bulan. Pemain e-commerce lain yaitu Shopee menempati posisi kedua dengan 90,7 juta kunjungan. Bukalapak, Lazada, dan Blibli masing-masing menempati posisi tiga, empat dan lima.

“Lazada dan Shopee merupakan beberapa contoh e-commerce yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara, sementara perusahaan lokal seperti Tokopedia, Blibli, Bukalapak masih memilih fokus mengembangkan bisnisnya di pasar Indonesia yang merupakan pasar strategis bagi pelaku e-commerce,” kata iPrice.

Ernst & Young menganalisis pertumbuhan nilai penjualan bisnis online di Indonesia setiap tahun meningkat 40 persen. Saat ini, 5 besar pelaku e-commerce di Indonesia telah menyerap lebih dari 12.500 tenaga kerja. Dengan tren positif bukan mustahil volume bisnis e-commerce Indonesia yang diproyeksikan akan mencapai 130 miliar dollar AS bisa tercapai.

Blibli Cari UMKM Unggulan lewat TBS

ROADSHOW : The Big Start mengadakan roadshow ke Surabaya. (duta.co/dok)

Blibli adalah produk pertama PT Global Digital Niaga anak perusahaan Djarum di bidang digital yang didirikan pada tahun 2010. Di usianya yang hampir 10 tahun, Blibli menjelma menjadi perusahaan e -commerce  lokal yang terus melakukan iinovasi layanan dan produk.

Blibli kini mampu menjelma menjadi sebuah perusahaan yang komplit, tidak hanya menjadi etalase aneka produk dan merek termasuk produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) penjualanan di dunia maya, melainkan lebih dari itu. Konsistensi Blibli dengan program The Big Start (TBS) sejak empat tahun lalu mampu melahirkan puluhan bahkan ratusan dan ribuan UMKM. Dari UMKM skala lokal meningkat menjadi regional  bahkan global.

Tujuannya memacu para creativepreneur khususnya generasi muda Indonesia menelurkan inovasi produk, mengasah kreativitas, hingga menambah banyak pengalaman menarik dalam menjalankan digital platform yang berguna untuk kemajuan bisnisnya.

“Dukungan Blibli.com untuk creativepreneur bukan sekadar komitmen tapi diwujudkan dalam tindakan memajukan industri kreatif di Indonesia serta memberikan ruang memberdayakan industri kecil menengah lokal asli Indonesia. Agar usahanya meningkat dan dapat memaksimalkan platform digital yang kian marak menunjang pengembangan usahanya. Maka dari itu, terwujudlah program kompetisi The Big Start Indonesia,” tegas Kusumo Martanto, CEO Blibli.com.

Saat ini para pelaku industri kecil menengah di Indonesia sebanyak 90% yang belum seluruhnya menjalankan usahanya menggunakan platform digital. Namun peningkatan pengguna dengan medium digital terus meningkat seiring peningkatan tren kenaikan jumlah pengguna internet dan juga media sosial terutama dikalangan usia milenial.

Menyadari hal ini Blibli.com sebagai salah satu e-commerce (B2C)terbesar di Indonesia ingin memberikan dukungannya sedari awal untuk industri kreatif Indonesia dengan menghelat acara akbar bertitel The Big Start Indonesia yang pada tahun ini telah memasuki tahun ke-4 penyelenggaraan.

 Tahun 2016 edisi pertama pemenang TBS seperti Arlin Chondro (Founder Peek.Me Naturals), Dhamar Perbangkara (Founder Gauri Art Division) dan Rowland Asfales (Founder PijakBumi) telah merasakan ketatnya proses karantina dan juga telah melewati banyak sesiworkshop yang diberikan oleh para praktisi industri kreatif selama proses penjurian hingga akhirnya dinobatkan sebagai pemenang.

 Arlin Chondro, pemenang pertama TBS 2016 mengatakan, “Dengan mengikuti program TBS bukan hanya memenangkan hadiahnya tapi juga bagaimana kompetisi ini telah mengubah pandangan saya tentang dunia e-commere . Bagaimana dibutuhkan tidak hanya produk bagus, tapi juga bisa mengatur finansial, mengerti aturan – aturan legal, memahami konsumen dan juga pentingnya melindungi kekayaan intelektual dari produk saya, Peek.Me Naturals.”

 Tercatat pada tahun 2016, program TBS telah berhasil menjaring sekitar 15.000 peserta dan mendapatkan 260 juta viewers melalui Facebook dan 12 juta viewers melalui Youtube hanya dalam jangka waktu 3 bulan yaitu selama program tersebut berlangsung.

Blibli Digitalisasi Ribuan UMKM

INSPIRASI : Sejumlah pelaku UMKM yang sudah sukses membagikan inspirasi dalam roadshow di Surabaya. (duta.co/dok)

Sejak berdiri di 2011, Blibli.com sudah membantu ribuan UMKM di seluruh Indonesia untuk go online. Digitalisasi UMKM menjadi pintu mereka untuk berhasil di tingkat global. Dengan kemudahan teknologi yang bisa dilakukan, peluang bagi UMKM Indonesia untuk go global lewat digitalisasi produk yang mereka lakukan lewat platform e-commerce.

“Kini semua tinggal klik, pasang foto, bisa mendapatkan order. Semuanya sangat dimudahkan teknologi. Sayang kalau UMKM Indonesia tidak bisa memanfaatkan kemudahan untuk meningkatkan posisi. Kalau selama ini hanya di level desa terpencil, kini bisa langsung loncat ke pasar global dengan memasang produk di e-commerce, salah satunya di Blibli,” kata Choiriyah, salah satu pelaku UMKM bidang fashion produk dan kuliner yang mengaku sangat terbantu dengan medsos dan e-commerce untuk mengenalkan produk barunya.

Bagi dirinya yang tinggal di daerah pinggiran kota Jember, adanya platform media social dan e-commerce,  berjualan makin mudah. Kini pelaku UMKM tidak perlu punya lapak permanen dengan sewa puluhan juta setahun, dengan berbekal kreativitas mengemas dan produk yang bagus, memungkinkan menjadi jutawan dan UMKM sukses.

Choiriyah salah satu UMKM yang terbantu dengan e-commerce. Blibli sendiri lewat The Big Start gencar mencari UMKM yang selama ini tersembunyi lewat sebuah kompetisi. Dimana melalui TBS Blibi.com juga memfasilitasi para pengusaha kreatif menjawab tantangan yang kerap dihadapi saat mengembangkan usaha.

Tantangan ini adalah pemasaran, permodalan, jaringan, sistem teknologi, pengetahuan bisnis, penggunaan platform online, serta kreativitas dan inovasi. Produk-produk di Galeri Indonesia jatuh dalam kelompok-kelompok utama, yaitu fesyen, kesehatan & kecantikan, kuliner, rumah dan dekorasi, serta seni dan kerajinan.

Diperkuat Geoffrey L Dermawan, SVP Trade Partnership Merchant Sales Operation & Development Blibli.com, , “Tidak berhenti di situ, para peserta juga mendapat kesempatan menaruh produk-produk kreatif mereka di Galeri Indonesia, kategori khusus di Blibli.com bagi produk kreatif hasil produksi lokal.”

Berikut rincian program TBS tahun 2019 session 4 membantu creativepreneur menjawab tantangan pasar , yakni jaringan penghubung pengusaha kreatif dengan pasar internasional. TBS Season 4 akan menghubungkan pengusaha kreatif Indonesia dengan pasar internasional dengan membawa mereka ke ajang pameran luar negeri melalui kerja sama dengan Kementerian Perindustrian.

Blibli.com memberikan kesempatan bagi para peserta untuk ikut serta dalam “The Creator”, proyek kolaborasi yang menyatukan pengusaha kreatif dengan usaha yang sudah established. The Creator tahun ini akan menggandeng 15 merek-merek dengan 15 influencer (KOL), termasuk Kanva Home & Living x Hari Prast, Pipiltin Cocoa x Chef Juna, dan Chiel x Cindercella.

Pengetahuan bisnis melalui pelatihan pemasaran dan manajeman bisnis. Ribuan creativepreneur yang mendaftar di TBS akan dikurasi menjadi top 100. Mereka akan dibantu masuk ke platform Blibli.com dan akan diberikan pendampingan oleh tim Galeri Indonesia. Selanjutnya, akan dipilih top 20 usaha kreatif yang akan diberikan pelatihan intensif mengenai marketing & branding, financial planning, hukum usaha, dan keterampilan pemasaran lainnya.

Terakhirnya, akan terpilih empat pengusaha kreatif muda terbaik untuk diberikan hadiah sebagai modal usaha.

Yang terakhir peningkatan kreativitas dan inovasi sebagai tujuan akhir. Seluruh pelatihan dan kolaborasi bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi produk-produk hasil pengusaha kreatif. Tujuannya, meningkatkan daya saing produk hasil pengusaha kreatif di pasar Indonesia maupun internasional.

Blibli Travel Dukung Promosi 10 Destinasi Pariwisata Prioritas

KERJASAMA : Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Chief Executive Officer Blibli.com Kusumo Martanto usai menandatangani nota kesepahaman mendukung program ‘Wonderful Indonesia’. (duta.co/dok)

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan PT Global Digital Niaga (Blibli.com) menandatangani nota kesepahaman mendukung program ‘Wonderful Indonesia’.  Blibli.com melalui kategori Blibli Travel akan mendukung promosi 10 destinasi pariwisata prioritas dan 88 kawasan strategis pariwisata lainnya.

 Beberapa destinasi dan kawasan tersebut seperti Danau Toba, Borobudur dan sekitarnya, Labuan Bajo, hingga Wakatobi dan Morotai. Melalui situs dan aplikasi Blibli.com, mal online ini akan membuat situs mikro dan desain khusus untuk ‘Wonderful Indonesia’.

Plt. Sekretaris Kementerian Pariwisata RI Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan, “Kemajuan dunia digital memiliki peran sangat penting bagi kegiatan promosi industri pariwisata. Kami menyambut co-branding dengan Blibli.com mendukung ‘Wonderful Indonesia’ melalui promosi destinasi-destinasi prioritas dan dukungan terhadap para pelaku UMKM guna mengembangkan produknya secara online. Melalui platform dan teknologi yang dimiliki oleh Blibli.com, kami yakin akan banyak potensi-potensi pelaku usaha yang bisa dikembangkan bersama.”

Blibli.com akan mendukung pengembangan bisnis UMKM melalui rangkaian program pelatihan. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi pembekalan bagi UMKM untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produknya serta membawa bisnisnya ke ranah online. Pada situs mikro ‘Wonderful Indonesia’, para pelanggan Blibli.com dapat mengakses produk-produk UMKM yang tersedia di area yang termasuk di dalam destinasi prioritas ini.

“Kami sangat senang dapat berkontribusi bagi perkembangan pariwisata Indonesia serta mendukung perkembangan potensi ekonomi kreatif dari ekosistem ini. Para UMKM menjadi aset penting dalam memperkenalkan produk-produk lokal Indonesia bagi para wisatawan. Dengan adanya pelatihan dan penjualan produk di Blibli.com, mereka berkesempatan untuk memasarkan produk mereka hingga ke seluruh Indonesia,” ujar Senior Vice President Product Category Lay Ridwan Gautama.

Sebagai e-commerce lokal, kerja sama ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku usaha pariwisata. Blibli.com menyediakan mulai dari kebutuhan dasar pariwisata seperti tiket dan penginapan, produk UMKM lokal hingga  jasa layanan lokal lainnya.  Oleh karena itu, UMKM lokal dapat memanfaatkan platform Blibli.com dalam mengembangkan bisnisnya agar lebih dikenal dan mudah dijangkau.

Kategori produk Blibli Travel ini termasuk kategori yang masih baru di Blibli.com. Sejak diluncurkan tahun 2016, kategori ini telah mengalami pertumbuhan yang positif. Pada semester pertama 2019, kategori Blibli Travel telah berkembang hingga 300% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Kerjasama disaksikan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Chief Executive Officer Blibli.com Kusumo Martanto, kedua pihak berkomitmen mempromosikan destinasi pariwisata Indonesia dan penyaluran produk serta jasa berbasis online.

 Blibli Gandeng Bank Muamalat Siapkan Hadiah Tabungan Berbasis Online

KERJASAMA : (Ki-Ka) CEO Bank Muamalat Achmad K. Permana, Head of Corporate Blibli.com Heriyadi Janwar, Direktur Bisnis Ritel Bank Muamalat Purnomo B. Soetadi, Head of Public Relations Blibli.com Yolanda Nainggolan (duta.co/dok)

Tidak hanya itu, Blibli melakukan terobosan dengan Bank Muamalat. Memudahkan nasabah memilih hadiah tabungan, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerja sama dengan PT Global Digital Niaga (Blibli.com) meliputi penyediaan dan pengiriman hadiah, serta pengelolaan microsite berupa e-catalogue Bank Muamalat .

CEO Bank Muamalat Permana mengatakan, produk tabungan yang menyediakan hadiah bagi nasabah adalah Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah (TPB) dan Tabungan iB Hijrah Rencana Berhadiah (TRB). Keduanya merupakan produk unggulan Bank Muamalat dimana nasabah dapat memperoleh hadiah dengan dana tabungan yang disimpan selama periode tertentu sesuai ketentuan bank.

“Kami menggandeng Blibli.com karena memiliki kesamaan, sama-sama sebagai market leader di industri syariah dan e-commerce serta memiliki jangkauan luas di seluruh Indonesia. Selain itu, kami yakin kerjasama ini dapat meningkatkan layanan dan customer experience khususnya dalam hal pemilihan dan pengiriman hadiah, ”ujarnya.

Sementara itu Heriyadi menambahkan, melalui kerja sama ini nasabah Bank Muamalat dapat langsung memilih hadiah di Blibli.com melalui e-catalogue. Nasabah dapat mengakses berbagai produk sesuai dengan kebutuhan mereka yang tersedia pada produk kategori Blibli.com.

 “Kami harap kerja sama ini dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, tidak hanya pelanggan Blibli.com, tapi juga nasabah mitra kami,” imbuhnya.

 Dukungan layanan logistic Blibli.com akan  memudahkan pengiriman produk kepada para nasabah. nasabah dapat merasakan kemudahan dan kecepatan pengiriman dari Blibli.com dengan kehadiran warehouse yang tersebar di 20 titik di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar, hingga akhir tahun 2019.

 Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah (TPB) dan Tabungan iB Hijrah Rencana Berhadiah (TRB) merupakan jenis tabungan yang menggunakan akad Mudharabah Mutlaqah. Untuk TPB nasabah menempatkan dana minimal Rp25 juta dan disimpan dalam periode tertentu.

Sedangkan untuk TRB, nasabah dapat memanfaatkan setoran awal yang terjangkau dengan minimal angsuran per bulan adalah Rp300 ribu. Nasabah kedua produk tersebut berhak atas bebagai macam hadiah, mulai dari smartphone, kendaraan bermotor, home appliances, sampai logam mulia.

Blibli.NOW Padukan Offline to Online

BLIBLI.NOW: Mudahkan dan edukasi pengguna, Blibli.com memadukan konse offline to onine lewat Blibli.NOW (dutaco/dok)

Menjawab tantangan  membangun ekonomi digital, Blibli.com menghadirkan layanan offline to online (O2O). BlibliNOW bekerjasama dengan para merchant partner.

“Bagi merchant yang konsumennya kebanyakan masih nyaman dengan cara belanja offline, kami bantu menyediakan Kiosk BlibliNOW di offline store para merchant agar dapat melakukan pembayaran secara online sekaligus mendapatkan cicilan 0% namun langsung membawa pulang barang yang diinginkan, dan tetap dapat berinteraksi langsung dengan penjual,” kata Chief Executive Officer (CEO) Blibli.com Kusumo Martanto.

Hal ini juga jelas Kusumo Martanto sekaligus sebagai cara mengedukasi Konsumen untuk terbiasa dengan e-commerce. Blibli.com juga ingin menegaskan kembali komitmen dalam mendukung perkembangan dan kemajuan creativepreneur lokal, dimana Blibli.com mendedikasikan satu kategori produk yang dinamakan Galeri Indonesia dikhususkan menjual segala produk asli Indonesia termasuk kreasi para local talent Indonesia. (imm)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry