
SURABAYA | duta.co – Ribuan alumni Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya menyiapkan perayaan Dies Natalis ke-65 dengan konsep berbeda. Tak sekadar seremoni kampus, perayaan tahun ini bakal menjadi ajang temu alumni lintas generasi dan benua hingga pameran bisnis dan pendidikan berskala besar.
Pada Dies Natalis ke-65 kali ini mengusung tema “Onward to 65”, rangkaian kegiatan disiapkan melibatkan ribuan alumni yang tersebar di berbagai daerah hingga luar negeri. Kampus bahkan mulai menghubungi para alumninya yang kini berkarier di Amerika Serikat, Australia, Inggris, hingga sejumlah kota besar di Indonesia agar pulang ke almamater.
Seperti dikatakan Kepala Office of Institutional Advancement (OIA) UK Petra, Dr. Meilinda, S.S., M.A., momen Dies Natalis ini ingin dijadikan ruang berbagi pengalaman bagi para alumni yang sudah sukses kepada mahasiswa aktif.
“Kami berharap mereka pulang dan bisa berbicara di depan adik-adiknya. Mereka bisa berbagi perjuangan hidup, pengalaman berkarier di luar negeri, sampai bagaimana rasanya menjadi lulusan Petra yang bekerja secara global,” kata Meilinda.
Menurut Meilinda antusiasme alumni cukup tinggi. Bahkan ada alumni yang rela datang hanya untuk mengikuti kegiatan golf bersama civitas akademika dan langsung kembali ke kotanya keesokan hari.
“Yang membuat kami senang, mereka datang bukan sekadar olahraga. Di lapangan golf itu terjadi percakapan lintas generasi. Alumni senior, alumni muda, sampai mahasiswa aktif bisa bertukar pengalaman hidup,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UK Petra Prof. Dr.(H.C.) Ir. Rolly Intan, M.A.Sc., Dr.Eng. menyebut perayaan Dies Natalis tahun ini melibatkan seluruh elemen kampus secara penuh. Salah satu agenda utama yakni Petra Business and Education Fair yang akan digelar selama empat hari di Galaxy Mall Surabaya pada September mendatang.
“Seluruh civitas akademika akan hadir. Mahasiswa, alumni, UKM, semuanya ikut terlibat. Kami ingin menunjukkan bahwa Petra bukan hanya kuat di akademik, tetapi juga dalam pengembangan soft skill dan jejaring,” ujar Rolly.
Ia menjelaskan, UK Petra akan “menguasai” area atrium Galaxy Mall 1, 2, dan 3 dengan total area mencapai sekitar 6.000 meter persegi. Selama empat hari penuh, pengunjung akan disuguhi berbagai penampilan mahasiswa, konser, pameran pendidikan, hingga showcase karya unit kegiatan mahasiswa (UKM).
Tidak hanya itu, sejumlah tokoh alumni yang kini menduduki posisi penting juga direncanakan hadir. Salah satunya Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang dijadwalkan memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa UK Petra. Juga Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D., IPU. (Wakil Gubernur Jawa Timur), Dr. H. Eri Cahyadi, S.T., M.T. (Wali Kota Surabaya), Irene Umar, B.A. (Kementerian Ekonomi Kreatif RI), Grace Tanudirjo (La Tulipe Cosmetiques), Kevin Ng (Thunderquote, Singapore), Prof. Anita Lie, Prof. Lilianny Sigit, hingga Prof. Njo Anastasia.
“Kami ingin mahasiswa melihat langsung bagaimana alumni Petra bisa berkembang dan berkontribusi di masyarakat,” katanya.
Rolly menambahkan, UK Petra selama ini memang menekankan keseimbangan antara akademik dan pengembangan karakter mahasiswa. Karena itu, mahasiswa diwajibkan aktif dalam kegiatan kemahasiswaan melalui sistem Satuan Kredit Kegiatan Kemahasiswaan (SKK).
“Kalau SKK tidak terpenuhi, mahasiswa tidak boleh ikut wisuda. Jadi mereka tidak hanya kuliah-pulang, tetapi juga harus aktif mengembangkan soft skill,” ujarnya.
Momentum 65 tahun UK Petra menjadi tonggak penting untuk memperkuat peran komunitas alumni sebagai jejaring sosial, ruang pertumbuhan bisnis, dan katalis kolaborasi lintas industri. Lebih dari sekadar perayaan, acara ini adalah gerakan nyata untuk membuktikan bahwa alumni UK Petra adalah aset bangsa yang terus berkarya dan memberikan dampak, tidak hanya bagi sesama Petranesian, tetapi juga bagi masyarakat global.
Ketua Umum “Onward to 65 Petra Christian University”, Teddy Salim, mengatakan Dies Natalis kali ini juga menjadi momentum kebangkitan jejaring alumni Petra atau PetraNation.
Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari business matching, business talk, hingga pameran bisnis milik alumni Petra dari berbagai sektor industri.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Petra bukan hanya kampus pemberi ijazah. Lulusan Petra juga mampu membangun ekosistem bisnis dan memberi dampak ekonomi,” kata Teddy.
Ia menyebut sekitar 80 persen tenant dalam pameran nantinya ditargetkan berasal dari bisnis milik alumni Petra. Mulai dari sektor kesehatan, industri, konstruksi, hingga lifestyle.
Selain itu, sejumlah alumni yang kini dikenal sebagai publik figur maupun pengusaha sukses juga akan dihadirkan sebagai pembicara inspiratif.
“Yang ingin kami tonjolkan bukan sekadar popularitas, tetapi perjalanan sukses mereka setelah keluar dari almamater,” imbuhnya.
Di sisi lain, Ketua I Onward to 65 Petra Christian University, Christian Boby Widjaja, memastikan beberapa agenda dalam Dies Natalis ini akan dibuat berkelanjutan, salah satunya turnamen golf alumni Petra.
Menurut Boby, kegiatan tersebut menjadi ruang membangun koneksi lintas generasi antara alumni senior dengan mahasiswa aktif.
“Kami sengaja membuat satu kelompok golf berisi lintas angkatan. Dari alumni tahun 1970-an sampai mahasiswa aktif. Di situlah terjadi pertukaran pengalaman dan relasi,” katanya.
Ia berharap semangat kebersamaan PetraNation terus terjaga dan berkembang menjadi jejaring alumni yang kuat di masa mendatang.
Perayaan Dies Natalis ke-65 UK Petra pun diharapkan bukan hanya menjadi pesta kampus, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi antara kampus, mahasiswa, dan alumni dalam menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. wik/imm






































