
LAMONGAN | duta.co – Dunia kedokteran di Jawa Timur bersiap menyambut estafet kepemimpinan baru di tubuh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Di tengah tantangan transformasi organisasi, sosok dr Budi Himawan, Sp.U, MM, FICS, Ketua IDI Cabang Lamongan, mendapat sorotan dari sejumlah tokoh nasional.
Ketua PB IDI periode 2022–2025, DR. Dr. Mohammad Adib Khumaidi, Sp.OT, menilai organisasi profesi saat ini membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjawab perubahan zaman, terutama di tengah dinamika regulasi kesehatan yang terus berkembang.
“Proses adaptasi dan transformasi organisasi adalah tugas berat. Kita butuh rasa memiliki dan tanggung jawab kolektif, bukan hanya dari pengurus, tapi seluruh anggota,” ujar dr Adib, Senin (20/4/2026).
Ia secara khusus mengapresiasi capaian IDI Cabang Lamongan di bawah kepemimpinan dr Budi Himawan selama dua periode terakhir. Menurutnya, Lamongan berhasil bertransformasi menjadi organisasi modern yang mampu menyesuaikan diri dengan dinamika Undang-Undang Kesehatan yang baru.
Kemampuan advokasi dr Budi juga menjadi sorotan, mulai dari pendekatan diplomasi hingga aksi penyampaian pendapat yang tertib bersama organisasi profesi lainnya, demi menyuarakan isu-isu strategis di bidang kesehatan.
“IDI Lamongan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah tanpa harus terjebak dalam politik praktis. Ini adalah modal besar bagi pemimpin IDI di tingkat wilayah,” tambahnya.
Kedekatan dr Adib dengan dr Budi diketahui telah terjalin sejak masa mahasiswa di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia juga mengungkapkan kisah yang menunjukkan integritas dr Budi saat memperjuangkan aspirasi anggota.
Dalam sebuah aksi, dr Budi tetap menyelesaikan tugasnya sebagai orator meski tengah menghadapi musibah keluarga. “Dedikasi dan integritas seperti inilah yang luar biasa. Beliau tetap berdiri kokoh demi anggota di tengah ujian pribadi,” tuturnya.
Menjelang kontestasi kepemimpinan IDI Wilayah Jawa Timur, dr Adib menilai dr Budi Himawan sebagai kandidat potensial. Dengan usia yang relatif muda, jaringan luas, dan pandangan futuristik, ia diyakini mampu membawa IDI Jatim menjadi role model nasional.
Dukungan juga datang dari Ketua Umum PB IDI periode 2025–2028, DR. Dr. Slamet Budiarto, SH., MH.Kes. Ia menilai dr Budi memiliki kapasitas untuk memimpin organisasi profesi dokter di tingkat wilayah.
“IDI Jatim membutuhkan sosok pemimpin yang mampu memajukan organisasi profesi sejawat dokter. Sosok dr Budi memang layak memimpin IDI Jatim,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemahaman hukum serta kematangan organisasi yang dimiliki dr Budi menjadi nilai tambah penting dalam membangun sinergi antara pusat dan daerah.
Sementara itu, Ketua IDI Wilayah NTB periode 2025–2028, Dr. dr. Rohadi, Sp.BS(K), juga memberikan dukungan penuh. Menurutnya, dr Budi memiliki komitmen kuat dalam pengabdian serta kemampuan merangkul dan mencari solusi bagi anggota.
“Saya melihat langsung bagaimana beliau bekerja dan mengabdi. Ia mendengar, merangkul, dan bergerak mencari solusi,” kata dr Rohadi.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua IDI Wilayah Banten, dr H. Mohammad Rifki, MS, Sp.B, MARS. Ia menyebut Jawa Timur selama ini memiliki standar kepemimpinan tinggi, dan membutuhkan sosok kompeten untuk melanjutkan estafet tersebut.
“Ke depan, Jatim butuh pemimpin yang mampu menjaga IDI sebagai rumah besar bagi dokter. Salah satu yang patut dipertimbangkan adalah dr Budi Himawan,” ujarnya. (ard)





































