SURABAYA | duta.co – Iklim perpolitikan jelang Pilwali Surabaya 2020 terus berkembang. Bakal calon wali kota (bacawali) dari partai politik dan jalur non parpol alias independen terus bermunculan.

Terbaru nama anggota DPRD Surabaya periode 2014-2019 Fatchul Muid mencuat ke permukaan. Hal itu seiring dengan banyaknya dukungan dari berbagai elemen masyarakat Surabaya.

Dukungan ini muncul dari kiai kampung, para guru, terutama guru PAUD dan TK, kelompok pengajian, ibu-ibu PKK dan lainnya. Hampir pasti dukungan ini akan terus bertambah.

Atas banyaknya dukungan dari berbagai elemen masyarakat ini, Fatchul Muid merespon positif. Bahkan, Cak Muid, sapaannya mengaku siap maju karena banyaknya dukungan.

“Memang hampir semua yang ketemu saya dukung maju independen, dan saya harus merespon positif,” ujanrya, Rabu (27/11/2019).

Cak Muid, sapaannya, mengaku sudah menyiapkan program-program pembangunan kota Surabaya. Meski begitu, kesiapan itu menunggu rekomendasi partai Nasdem.

“Kalau Vinsensius Awey direkom saya ngak maju, kalau ngak direkom saya akan maju jalur independen,” jelasnya.

Walil ketua DPD Nasdem Kota Surabaya menilai Kota Pahlawan menjadi percontohan kota di Indonesia. Surabaya menjadi icon keberhasilan Indonesia.

“Karenanya, pembangunan bukan hanya pada fisik tetapi juga pembangunan masyarakatnya penting,” ucapnya.

Menurutnya, di Surabaya tidak boleh ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan, pangan, sekolah, tempat tinggal yang layak. “Program kita adalah membangun,” tegasya.

Cak Muid berencana membangun 1000 kamar dalam satu rumah susun (rusun), 1000 ruang inap kelas 3, pelayanan gratis khsusus warga yang mau dilayani di kelas 3 tanpa terkecuali.

“APBD kita mampu, sekarang Rp 10 triliun lebih,” jelasnya.

Selain program diatas, Cak Muid akan melanjutkan progra pembangunan wali kota Surabaya saat ini. Yang baik dilanjutkan, yang kurang bagus diperbaiki. azi

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry