
SURABAYA l duta.co — Sebuah video penggerebekan di salah satu hotel di kawasan MERR, Surabaya, viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang wanita yang diduga istri muda Wakil Bupati berinisial SZ, digerebek suaminya sendiri saat berada satu kamar dengan seorang pria berinisial SM.
Pria tersebut diketahui merupakan suami dari MH, perempuan asal Surabaya yang kini melaporkan peristiwa itu ke Polda Jatim, berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: LP/B/1759/XII/2025/SPKT/POLDA JAWA TIMUR, laporan dibuat pada 7 Desember 2025.
Dalam laporan itu, MH melaporkan dugaan tindak pidana kekerasan psikis, penelantaran dalam rumah tangga, serta perzinahan, sebagaimana diatur dalam Pasal 45 dan Pasal 49 UU No. 23 Tahun 2004 tentang PKDRT serta Pasal 284 KUHP. Terlapor dalam kasus tersebut adalah SM dan SZ.
Kepada wartawan duta.co, MH mengungkapkan kecurigaannya berawal dari perubahan sikap suaminya yang jarang pulang dan kerap terlihat ketakutan.
“Awalnya saya curiga karena dia jarang mau pulang. Alasannya takut dibunuh seseorang. Saya tanya terus sampai akhirnya dia mengaku bahwa dia digerebek suaminya SZ di Hotel Dafam,” ujar MH, Senin (8/12/2025).

MH menyebut, suaminya check-in di hotel sekitar pukul 11.45 WIB, dan penggerebekan dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB. Ia juga mengatakan bahwa suami SZ datang bersama sopir dan sepupunya. Karena tidak ingin membuat keributan di lobi, rombongan suami SZ kemudian naik ke lantai atas tempat kamar suaminya berada.
MH mengaku mendatangi Polisi untuk meminta bantuan membuka rekaman CCTV hotel sebagai bukti. “Saya melihat sendiri dari CCTV, suami saya masuk lift dengan perempuan itu. Senin malam itu saya ke Kantor Polisi untuk minta tolong buka videonya,” ungkapnya.
MH, yang bekerja sebagai Wirausaha, menambahkan bahwa selama ini ia merasa ditelantarkan oleh suaminya. “Selama menikah, dia tidak pernah menafkahi saya. Sering pakai uang saya, bahkan hari itu dia ambil uang banyak dari tas saya Katanya untuk pegangan,” ujarnya.
MH juga menuturkan bahwa pada hari kejadian, suaminya sempat tidak merespons pesan WhatsApp hingga malam hari, sebelum akhirnya kembali dalam kondisi ketakutan dan mengaku terancam.
Dari keterangan MH, diketahui bahwa SZ, wanita yang digerebek, merupakan mantan pacar suaminya saat masih kuliah di Surabaya. “Selalu ada chat dari WhatsApp. Saya sering lihat di HP suami saya,” ungkap MH.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan laporan tersebut. Kasus ini terus bergulir dan masih dalam proses penyidikan Polda Jatim. (gal)





































