JAKARTA | duta.co – Pimpinan Majelis Az- Zikra, Ustadz Muhammad Arifin Ilham, harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit luar negeri. Ustad Arifin meninggalkan Pavilion Kencana Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta Pusat untuk selanjutnya menuju Penang, Malaysia, guna meneruskan perawatan dan pengobatan kanker kelenjar getah bening yang sudah lama dideritanya.
Salah seorang sahabat Ustadz Arifin Ilham, Ustadz Yusuf Mansur, membenarkan keberangkatan Ustadz Arifin ke Malaysia untuk berobat. Yusuf mengungkapkan itu melalui akun Instagram pribadinya @yusufmansurnew.
Pada postingannya, Ustadz Yusuf Mansur meng-capture jawaban dirinya atas pertanyaan seorang jurnalis mengonfirmasi tentang keberangkatan Ustadz Arifin Ilham ke Malaysia. “Betul. Bismillah ada hamba Allah yang dengan izin Allah meminjamkan pesawat jet pribadinya. Mohon doanya. Doa-doa kita, jadi sedekah juga. Sekalian doakan semua yang menolong, membantu dan melayani Ustadz Arifin. Termasuk doa yang mendoakan di dan dari seluruh dunia. Teriring juga doa untuk semua alim ulama,” tulis Yusuf Mansur.
Namun demikian, Ustadz Yusuf tidak menjelaskan identitas orang yang meminjamkan jet pribadi itu untuk membawa Ustadz Arifin Ilham ke Malaysia. Ia justru mengajak para netizen untuk mengiringi keberangkatan Arifin Ilham dengan membaca Surah Al Fatihah. “Insya Allah kita iringi lagi dengan pembacaan Suratul Fatihah,” timpal Yusuf Mansur.
Sebelum bertolak ke negeri jiran, tampak sejumlah santri dari Majelis Az-Zikra membereskan sejumlah barang yang dibawa Ustadz Arifin Ilham saat dirawat di RSCM. Tampak di antaranya termos, selimut, dan kipas angin. Barang-barang tersebut diangkut dengan menggunakan mobil double cabin Az-Zikra. “Barang-barang ini langsung ke Sentul,” ujar salah seorang santri, Bayu.
Ustaz Arifin Ilham terbang ke Penang, Malaysia, untuk berobat menumpangi pesawat jet charter-an dari perusahaan Elang Lintas Indonesia. Pesawat ini disebut ambulans udara. Kenapa begitu?
Ambar dari bagian operasi Elang Lintas Indonesia menjelaskan pihaknya tak sekadar mengantar seorang pasien dari kota satu ke kota lain. Lebih dari itu, Elang Indonesia juga mengurus administrasi seorang pasien di rumah sakit (RS) yang dituju.
“Kita bantu administrasi ke RS juga. Jadi (termasuk) dengan dokter siapa untuk ketemu ditangani,” kata Ambar saat dihubungi, Kamis (10/1/2019).
Dia menjelaskan, sebelum Arifin terbang, pihaknya sudah lebih dulu mengirimkan rekam medis. Sehingga pihak RS di Penang sudah mengetahui diagnosa penyakit Arifin. Pesawat baru terbang setelah pihak RS yang dituju menyatakan siap dan sudah ada dokter yang ditunjuk untuk menangani pasien tersebut.
Dia mengatakan tahapan-tahapan ambulans udara ini sudah jadi prosedur standar pelayanan (SOP). Ambulans udara ini menyediakan layanan untuk dalam dan luar negeri.
Dilihat dari situs resmi, selain dalam negeri, Elang Indonesia juga melayani penerbangan ke Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Hong Kong, China, Australia, dan wilayah Pasifik. Layanan sewa ini tersedia 24 jam.
“Data (pasien) kita dapat semuanya, (seperti) diagnosa, dan lain sebagainya. Setelah di rumah sakit tersebut kita sudah dapat jawaban dengan dokter siapa, diagnosa sudah kita kirimkan juga, dan mereka menjawab ‘oke’, baru bisa diantar ke RS tersebut, baru kita terbangkan,” ucap dia.(okz/det)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.