JAKARTA | duta.co – Sudah diprediksi sebelumnya, bahwa, pasangan capres Joko Widodo-Maruf Amin bakal unggul telak dalam pemungutan suara di Ekuador.

Berdasarkan hasil penghitungan suara di KBRI Quito, Jokowi-Maruf memperoleh dukungan hingga 82,1 persen. Sedangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya meraih 17,9 persen.

Dubes Diennaryati Tjokrosuprihatono beserta segenap staf KBRI Quito turut menyaksikan proses penghitungan dan rekapitulasi suara yang dipimpin Ketua KPPSLN TPS Suparman Hasibuan dan didampingi Ketua PPLN Quito Padre Yohannes Gregorius Arkian. Juga hadir warga negara Indonesia serta perwakilan pejabat Kementerian Luar Negeri Ekuador.

Tapi, jumlah daftar pemilih tetap luar negeri (DPTLN) yang menggunakan hak pilih di tempat pemungutan suara (TPS) itu hanya sebanyak 34 orang, dan melalui pos 26 orang.

Dari total 56 suara, pasangan nomor urut 01 mendapat dukungan sebanyak 46 suara (82,1 persen), dan pasangan nomor urut 02 sebanyak 10 suara (17,9 persen). Sedangkan suara tidak sah dinyatakan tidak ada atau nol.

Untuk tingkat legislatif, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menang mutlak dengan perolehan dukungan 17 suara. Disusul PDI Perjuangan dengan 14 suara, Partai Golkar lima suara, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) empat suara, serta Partai Gerindra dan Partai Nasdem dengan tiga suara.

Kemudian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) dengan masing-masing dua suara, Partai Berkarya dan Partai Demokrat masing-masing satu suara. Serta Partai Garuda, Partai Perindo, Partai Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dengan tidak mendapatkan suara.

Surat suara sah sebanyak 54 (96,42 persen), dan surat suara tidak sah sebanyak dua (3,58 persen) dengan total 56. (net,rmol)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry