JOMBANG | duta.co – Kegiatan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P), yang berada di kantor Jl Brigjen Katamso, Desa Pulo lor, Kecamatan/Kabupaten Jombang, kali ini nampak berbeda dari sebelumnya. Pasalnya, dalam Rakercab kali ini, Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, di hadapan seluruh kader PDI P Jombang, dirinya menyatakan loyalitas dan dedikasinya pada Partai besutan Megawati Soekarno Putri.

Tak hanya itu, sebagai seorang kader dirinya harus bisa membuktikan dan memberikan kontribusi semaksimal mungkin sebagai balas jasa dalam bentuk pengabdiannya kepada PDI Perjuangan. Dan hari ini adalah waktu yang terbaik untuk membuktikannnya.

“Jangan pernah ragukan, bahwa Sumrambah adalah merah. Dan Sumrambah adalah tetap PDI Perjuangan,” kata Sumrambah, di sela-sela sambutannnya di Rakercab, Rabu (9/6/2021).

Ditambah lagi, kehadirannya di acara Rakercab, ia merasa sangat terhormat. Sebab, ia masih bisa menjadi bagian dari barisan kaum Nasionalis – Soekarnois. Sehingga, ia bisa mewujudkan internalisasi dan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa, bernegara, serta bermasyarakat.

“Kita harus hidup di tengah-tengah masyarakat. Dan hari ini kita memberikan contoh dan teladan. Yang mau menjadi teman, mau menjadi satu kesatuan bersama rakyat,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan, perhelatan konstelasi Pilkada yang terjadi sebelumnya, merupakan bagian dari sejarah yang telah berlalu. Dan kini saatnya, menata kembali untuk bersatu. Serta fokus untuk tetap menggalakkan konsolidasi sampai level bawah dan membesarkan partai.

“Saat ini fokusnya adalah bagaimana membesarkan partai dan mampu memenuhi dan menjalankan kesepakatan dalam Kongres Kelima PDI Perjuangan. Sehingga, akan kembali menang dan mencetak hattrick di 2024 nanti,” tegasnya.

Untuk kader partai harus tetap berada di tengah – tengah masyarakat. Karena hal tersebut sebagai kunci untuk meningkatkan kepercayaan dan kecintaan masyarakat pada Partai PDI P. Disamping itu, Ketua Umum PDI P juga mengamanahkan, agar seluruh kader tetap membaur bersama masyarakat dan turun di tengah-tengah mereka.

“Kita semua wajib bersatu, kita ini semua bersaudara. Karena yang kita hadapi 2024, dan kita harus menang. Masa lalu adalah bagian dari pelajaran yang harus bisa kita petik,” pungkas Wakil Bupati Jombang. (dit)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry