Keterangan foto pks.id

MANADO | duta.co – Bencana alam terus mendera negeri ini. Tidak ada waktu diskusi. Butuhnya, gerak cepat. Itulah yang terlihat dari kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menghadapi bencana alam di berbagai daerah, termasuk Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Sampai Senin (18/1/2021), data dari  Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) terkait banjir dan tanah longsor di Kota Manado sudah membuat ribuan orang kalang kabut.

Tercatat 6 orang meninggal dunia. Banjir yang membuat tinggi permukaan air mencapai 50 sampai 300 sentimeter itu juga membuat sebanyak 500 jiwa mengungsi. Korban membutuhkan bantuan.

Di bawah koordinasi Legislator DPRD Sulawesi Utara Hi Amir Liputo dan Ketua PKS Manado Abu Hasan Syafii dibantu dua wakil rakyat PKS di DPRD Manado Nur Amalia, dan dr Suyanto Yusuf, tak segan-segan menerobos lokasi banjir.

Mereka juga tiap hari — siang dan malam — mendistribusi makanan siap saji. Rumah kediamannya menjadi Posko bantuan makanan siap saji, sejak Sabtu-Ahad (16/1-17/1). “Walau terdapat beberapa lokasi yang sulit dilalui, tidak mengurungkan niat kami membantu saudara kita,” tutur Amir Liputo seperti dirilis pks.id.

Mereka berbagi tugas lokasi. Mulai dari Bailang, Mahawu, Komo Luar, Dendengan Dalam, Paal 2 sampai Malalayang. Di Malalayang Agus Hatmoko mendirikan Posko Bantuan bencana. Juga di Mapanget di rumah Ketua DPW PKS Sulut Iswan Dama.

“PKS menghimbau agar sinergitas terus dijaga, dalam upaya menyiapkan dan menyalurkan bantuan, dan jangan lupa tetap berdoa supaya dijauhkan dari marabahaya,” kata Syafii.

Di Sukabumi Umat Kristiani Titip Bantuan Lewat PKS

Kekompakan juga terjadi di daerah lain, Sukabumi, Jawa Barat. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sukabumi membuka posko kemanusiaan di desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Sukabumi yang merupakan lokasi banjir bandang.

PKS melakukan Kerja Bakti di 4 lokasi terdampak untuk membantu pemulihan korban bencana banjir bandang serta membersihkan lokasi yang terkena banjir.

“Warga yang tertimpa musibah, masih membutuhkan tenaga untuk membersihkan rumah-rumah mereka dari lumpur. Belum lagi bantuan mendasar lainnya, seperti air bersih, pakaian dalam pria dan wanita, dan sebagainya,” jelas Ismail, sebagai koordinator posko.

Selain kerja bakti, PKS juga menyampaikan bantuan dari para tokoh, di antaranya anggota DPR RI periode 2019-2024 drh. Slamet dan Ahmad Syaikhu. Bantuan juga datang dari Ahmad Ru’yat Wakil Ketua DPRD provinsi Jawa Barat serta beberapa barang yang langsung datang ke Posko PKS.

Posko PKS pun menerima bantuan kelompok Umat Kristiani. Pada Ahad (27/9) PKS menerima bantuan dari GKI Cicurug berupa beras.

“Kemarin Saya melihat banyak warga yang datang meminta bantuan ke Posko PKS dan kami memutuskan memberikan bantuan ke Posko PKS,” ujar Koordinator GKI, Simon, sesaat setelah penyerahan bantuan.

“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada PKS. Saat ini kami masih membuka donasi bantuan untuk korban bencana banjir bandang sampai akhir bulan september ini,” tutup Ismail. (pks.id)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry