Dewan Pengawas UIN Maliki Malang, Prof Dr H Muhammad Nur kholis Setiawan MA saat menjadi narasumber dalam acara Pelatihan Teknis Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK).

MALANG | duta.co – Dewan Pengawas (Dewas) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof Dr H Muhammad Nur Kholis Setiawan MA, menyatakan, pemerintah saat ini memerlukan peran perguruan tinggi. Peran tersebut, kata Nur Kholis, yakni menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pembangunan bidang agama ini penting, karena menjadi basis menjaga NKRI,” ungkapnya, Rabu (7/4), saat hadir menjadi narasumber Pelatihan Teknis Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat yang bekerjasama dengan UIN Malang.

Ia menegaskan bahwa pada era digital saat ini telah memberikan banyak perubahan terhadap gaya hidup dalam beragama dan kebangsaan. Maka kehadiran perguruan tinggi sangat dibutuhkan perannya untuk bisa menginjeksikan nilai-nilai keislaman yang moderat.

“Untuk itu, UIN Malang harus bisa menjadi filter agar masyarakat memahami Islam secara moderat,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, UIN Malang harus mampu menelurkan sistem yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Apalagi, kampus berlogo Ulul Albab ini sudah menjalankan layanan berbasis Badan Layanan Umum (BLU).

“Dengan layanan BLU ini UIN Malang bisa lebih fleksibel dalam melakukan trobosan sesuai dengan kebutuhan dan aturan yang berlaku,” arahannya.

Ia menambahkan, sistem harus berkembang proporsional dan profesional, apa lagi yang menyangkut soal layanan publik. “Semua harus jalan secara transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Oleh sebab itu, imbuhnya, peningkatan layanan akademik yang sesuai dengan zamannya sangat dibutuhkan. Jika masih menggunakan sistem yang lama tentu akan ketinggalan dengan perguruan tinggi lainnya dan ini akan memberikan dampak menurunnya kepuasan terhadap stake holder di kampus ini.

“Untuk itu, perguruan tinggi harus mampu membaca perubahan di masyarakat dengan cepat,” ujarnya.

Masih kata Prof Kholis bahwa pemerintah saat ini memerlukan peran perguruan tinggi dalam menjaga keutuhan NKRI ini, pemerintah melalui Kementerian Agama dan PTKIN mengajak untuk bersama membangun menguatkan bidang agama secara moderat.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang AUPK Dr Ilfi Nurdiana MSi merespon positif arahan Dewas UIN Malang dengan salah satu cara memanfaatkan media sebagai sarana untuk publikasi informasi yang positif. Sehingga medsos bisa bermanfaat meningkatkan layanan di perguruan tinggi. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry