Mugiyanto, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek, meminta Dinas Perhubungan dan Dinas Kopersai, Usaha Mikro dan Perdagangan segera menata persiapan renovasi Pasar Pon Trenggalek, Jum’at (9/3/2018). (DUTA.CO/HAMZAH)

TRENGGALEK | duta.co — Rencana renovasi pembangunan Pasar Pon Kabupaten Trenggalek yang sedianya akan mulai Bulan Maret 2018, membuat DPRD Kabupaten Trenggalek angkat bicara.

Hal ini berkaitan penataan lalu lintas yang ada di kawasan itu agar tidak terjadi penambahan keruwetan di seputaran jalan RA Kartini, Jalan Dewi Sartika dan Jalan protokol Panglima Sudirman, serta penggunaan Terminal Klas III atau Terminal Colt sebagai penampungan pedagang pasar sementara.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek, H Mugiyanto mengatakan, renovasi Pasar Pon yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan mendongkrak perekonomian warganya. Namun karena di sekitarnya merupakan sentra perekonomian warga, maka rekayasa arus lalu lintas juga harus diperhitungkan secara matang dan detail.

“Arus lalu lintas di seputaran Pasar Pon itu ramai, jika nanti ada pekerjaan renovasi tentunya jangan sampai tidak ada penataan,” ucapnya, Jum’at (9/3) di Trenggalek.

Politisi asal Demokrat ini juga menghendaki dinas terkait agar segera melakukan langkah nyata untuk merumuskan rekayasa lalu lintas agar tidak mengganggu aktivitas pengerjaan pasar yang menelan anggaran miliyaran rupiah itu.

“Karena ini proyek besar, tentunya aspek keselamatan kerja bagi rekanan yang mengerjakan bangunan serta bagi pemakai jalan yang lain, harus diperhatikan menyeluruh,” tandasnya.

Dia menegaskan, banyaknya aspek yang terdampak dalam proses pengerjaan renovasi pasar itu, membuat pihaknya dituntut untuk memberi masukan kepada stake holder agar bersiap-siap menyukseskan program Pemkab Trenggalek yang ingin mengubah perekonomian warga Trenggalek.

“Semua dinas yang terlibat untuk segera mempersiapkan diri, tidak hanya Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan saja, tetapi dinas yang lain harus bersiap seperti Dinas Perhubungan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Trenggalek, Agus Sigid Hari Basuki mengungkapkan, pihaknya akan segera mengkaji bagaimana rekayasa lalu lintas yang dilakukannya di renovasi Pasar Pon Trenggalek. Secara teknis, untuk tahap awal, pihaknya lebih menyiapkan Terminal kelas III, Terminal Colt yang akan digunakan untuk tempat penampungan pedagang yang direlokasi dari pasar.

“Untuk awal kita akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan untuk merumuskan beberapa hal teknis yang dilakukan dinas itu,” terangnya.

Selanjutnya, Sigid akan membawa hasil rumusan itu untuk didiskusikan dengan forum lalu lintas Kabupaten Trenggalek yang beranggotakan, kepolisian, Pol PP dan Organda.

“Rumusan dari Dinas Kopersai itu akan kita bawa ke rapat dengan Forum lalulintas,” pungkasnya. (adv/dwn/ham) 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.