Masyarakat memanfaatkan pemeriksaan papsmear yang digelar FK Unair, Minggu (18/9/2022). DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Kanker serviks masih menjadi momok bagi para wanita. Penyakit ini masih menjadi yang tertinggi angka kematiannya setelah kanker payudara.

Karena penderita biasanya datang ke layanan kesehatan atau rumah sakit dalam kondisi parah atau stadium lanjut.

Untuk itu, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga, salah satunya deteksi dini kanker serviks dengan papsmear.

Pemeriksaan papsmear itu digelar di sela acara jalan santai dan senam bersama FK Unair di Kampus C, Minggu (18/9/2022). Banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan itu terutana para ibu.

Salah satunya Yanti Kristiawati (41), warga Gubeng Masjid Surabaya. Yanti mengaku baru kali ini melakukan papsmear.

Dia ingin mengetahui apakah dia terdeksi kanker serviks apa tidak. “Kalau pun iya, bisa diketahui sejak dini, tidak menunggu parah,” ujarnya.

Deteksi dini ini kata dr Ernawati, SpOG sangat penting. Sehingga dengan cara ini bisa diketahui sejak awal dan bisa ditangani dengan baik.

“Kalau diketahui sejak dini, penganannya sangat gampang. Dan kemungkinan pasien bisa sembuh sangat tinggi. Dari semua penyakit kanker, yang bisa dideteksi sejak dini itu kanker serviks, jadi memang harus papsmear,” jelasnya.

Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso, SpOG(K) mengatakan setiap kali FK Unair membuat kegiatan selalu diselipi dengan pemeriksaan kesehatan.

Ini dilakukan agar masyarakat bisa memiliki akses untuk memeriksakan diri dengan baik. “Kita kali ini bawa banyak departemen salah satunya obgin dengan pemeriksaan papsmear,” ungkapnya.

Rektor Unair, Prof Mohammad Nasih mengapresiasi kegiatan yang dilakukan FK Unair. “Kita itu punya banyak ahli khususnya fakultas kedokteran. Jadi ahli-ahli itu harus bisa memberikan manfaat buat masyarakat,” tandasnya. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry