SURABAYA |duta.co – Departemen/Staf Medikal Fungsional (SMF) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga / RSU dr Soetomo Surabaya mendatangkan pakar tunbuh kembang dari Belanda, Prof. Mijna Hadder. Sang profesor dari Belanda itu memberikan kuliah umum di depan para dokter ilmu penyakit anak dan para dosen bidang lain.
Kedatangan Prof. Mijna ini untuk melakukan tiga hal. Pertama Prof Mijna juga memberikan pemahaman tentang hasil penemuannya tentang metode untuk mendeteksi dini tumbuh kembang melalui pergerakan video. Metode ini bisa dilakukan bagi anak usia tiga bulan hingga 18 bulan. Dari sini, anak bisa diketahui mengalami potensi masalah tumbuh kembang atau tidak sehingga ketika diketahui secara dini bisa ditangani dengan maksimal.
Selain itu, kedatangan Prof. Mijna adalah untuk memberikan pemaparan dan pandangan tentang berbagai hal terutama masalah bimbingan penelitian dan penulisan agar mampu menembus jurnal internasional. Karena selama ini, tidak banyak dosen yang berhasil menembus jurnal internasional karena berbagai alasan.
Prof Mijna dipilih karena sudah berpengalaman dalam menembus jurnal internasional indeks scopus. Dia pribadi sudah menulis 37 publikasi internasional.
Kepala Departemen/SMF Ilmu Kesehatan Anak FK Universitas Airlangga/ dr Mohammad Faizi, mengatakan selama ini khusus untuk Ilmu Kesehatan Anak masih sedikit yang bisa menembus jurnal internasional. “Kalau jurnal nasional sudah banyak. Namun perlu dipacu untuk jurnal internasionalnya ini. Karena ini penting untuk dunia akademik,” ujar dr Faizi di sela acara.
Dengan adanya kuliah tamu ini diharapkan para dosen khususnya di Departemen Ilmu Kesehatan Anak bisa terpacu untuk menulis hasil penelitian mereka dalam jurnal baik nasional maupun internasional. “Memacu dosen untuk terus melakukan penelitian dan penulisan itu butuh untuk dimotivasi dengan adanya dosen tamu ini diharapkan bisa termotivasi,” tukasnya.
Diharapkan setiap tahun akan ada dosen Departemen Ilmu Kesehatan Anak yang bisa menaikkan hasil penelitiannya dalam jurnal internasional. “Kami harapkan begitu,” tandasnya.
Sampai saat ini,Departemen/SMF Ilmu Kesehatan Anak FK Unair/RSU dr Soetomo Surabaya memiliki 56 dosen. Dari jumlah itu, 12 sudah bergelar profesor, dan 18 bergelar Doktor. “Diharapkan tiap tahun ada dua dosen yang bergelar doktor, kami akan pacu terus,” tukasnya. end

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan