BAHAYA : Anak- anak kecil warga Kelurahan Jamsaren bermain mercon (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co -Menjaga prestasi sebagai Kota Layak Anak (KLA) memang bukan pekerjaan mudah, perlu peran serta orang tua dan masyarakat yang aktif menjaga dan selalu memberikan pendampingan.

Hal ini disampaikan Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri akrab disapa Kadensus Reaksi Cepat Kerja Tuntas (RCKT), Nur Khamid menyikapi maraknya anak-anak kecil bermain mercon di Bulan Ramadan.

Mendapat laporan pada pada kemarin malam, sekira pukul 22.30wib di Kawasan Pasar Paing, satu regu anggota Densus Satpol PP segera mendatangi lokasi berada di wilayah perbatasan RT. 12 RW. 03 dan RT. 17 RW. 04 Kelurahan Jamsaren. Berawal dari pengaduan masyarakat, dimana sejumlah anak-anak menyalakan petasan di tepi jalan.

Melihat kehadiran petugas, puluhan anak kecil ini semburat lari masuk ke gang untuk menghindari kejaran. Beberapa warga pun mengaku, selama Bulan Ramadan, setiap usai Salat Tarawih sejumlah anak pasti berkumpul di tempat tikungan berada di pintu gerbang gang.

“Mereka kadang saling lempar mercon, selain kuatir terkena mercon, suaranya menggangu warga sedang istirahat atau Tadarus Quran,” ucap Sulikah, warga setempat.

Atas kejadian ini, pihak pemerintah kota melalui Satpol PP menghimbau kepada para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya saat berada di luar rumah.

“BIla kemudian terjadi hal yang tidak diinginkan, tetap orang tuanya yang harus menanggung resikonya. Apalagi bermain mercon meski hanya ukuran kecil,” jelas Nur Khamid. (nng)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.