ANAK : Workshop Sekolah Ramah Anak digelar Dinas P3AP2KB Kota Kediri di SMAN 3 Kota Kediri (duta.co/Bagus Romadon)

KEDIRI| duta.co – Kasi Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Anak pada Bidang Perlindungan Anak, Susilo Rahayu ,Amd.Keb S.Sos ,MM mengatakan, konsep Sekolah Ramah Anak (SRA) merupakan program untuk mewujudkan kondisi aman, bersih, sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup bagi anak.

“Tentunya, yang juga mampu menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskiminasi dan perlakuan salah,” jelas Susi sosok perempuan yang peduli atas kasus anak dan perempuan, pada acara  Workshop Training of Trainers (ToT) Penyelenggaraan Sekolah Ramah Anak di  SMAN 3 Kota Kediri, Kamis (12/7)

Acara digagas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Kediri ini,  dijelaskan Susi bahwa konsep SRA sebenarnya telah lama diterapkan di semua sekolah di Kota Kediri. Namun, sekolah ramah anak berbasis bebas kekerasan masih jarang diterapkan.

Menurutnya, komponen yang harus dipenuhi SRA antara lain pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak anak.

“Ada beberapa jenis kasus yang terjadi di sekolah. Di antaranya kekerasan pada siswa yang dilakukan oleh guru atau kepala sekolah, tindak kekerasan pada kegiatan sekolah seperti ekstrakulikuler, dan tawuran antar pelajar,” ujarnya.

Harapan besar dengan digelarnya workshop ini, menghasilkan rumusan mengenai pencegahan kekerasan di sekolah, juga sanksi bagi pelakunya.

“Dengan melindungi anak dari kekerasan berarti kita sedang menyelamatkan masa depan bangsa,” terang Susilo Rahayu. (bgs/nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.