Keterangan foto bbc.com

JAKARTA | duta.co – Media asing sangat memperhatikan aksi demo mahasiswa Indonesia. Hari ini, Sabtu (13/6/26), aksi mahasiswa menolak kenaikan harga BBM di Jakarta – ‘Agar rakyat tahu situasi sekarang tidak baik-baik saja’ menjadi perhatian wartawan asing.

Misalnya, bbc.com  atau British Broadcasting Corporation, lembaga penyiaran tertua dan salah satu organisasi media terbesar di dunia asal Britania Raya (Inggris) membuat judul menarik: Aksi mahasiswa tolak kenaikan harga BBM di Jakarta – ‘Agar rakyat tahu situasi sekarang tidak baik-baik saja’.

Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta, memang, tengah berupaya menggelar demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia, pada Jumat (12/06), namun aksi mereka diadang pasukan TNI dan polisi di dekat Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat—beberapa ratus meter dari Bundaran HI.

Menurut wartawan BBC News Indonesia, Tri Wahyuni, Silvano Hajid dan Faisal Irfani dari lokasi unjuk rasa, sempat terjadi aksi dorong antara mahasiswa dan pasukan TNI-polisi, sekitar pukul 16.00 WIB. Pasukan TNI dan polisi membentuk semacam barikade berlapis di ruas Jalan Sudirman tersebut.

Semula sebagian bus yang mengangkut pengunjuk rasa diadang polisi di dekat Jembatan Semanggi, sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka kemudian berjalan kaki menuju Bundaran HI. Polisi melarang mahasiswa menggelar unjuk rasa di Bundaran HI, karena menurut mereka, itu “bukan tempat penyampaian aspirasi”.

Polisi lalu berupaya mengalihkan demo mahasiswa ke depan gedung DPR atau sekitar patung kuda di Monas. Namun mahasiswa menolaknya.  Salah-seorang pengunjuk rasa, tulisnya, dalam wawancara dengan wartawan, mengatakan, mereka berkukuh menggelar demo di Bundaran HI, karena “DPR tidak menjalankan fungsinya.” Mereka juga menolak menggelar di depan Istana Merdeka.

Polisi sendiri membenarkan bahwa pihaknya tengah berusaha mengalihkan demo mahasiswa ke dekat Patung Kuda atau Gedung DPR/MPR. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menganggap Bundaran HI merupakan “tempat perekonomian”. “Seputaran Bundaran HI itu bukan merupakan tempat yang untuk menyampaikan aspirasi,” kata Budi, seperti dikutip detik.com.

Alasannya, lanjutnya, di sekitaran Bundaran HI, “ada kegiatan-kegiatan perekonomian, kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya. Sehingga kita sama-sama memaklumi, memahami untuk saling menghormati.”

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai tuntutan yang disampaikan mahasiswa dalam aksi demonstrasi terkait kondisi ekonomi nasional merupakan hal yang wajar dan mencerminkan aspirasi masyarakat luas.

“MBG ataupun Kopdes yang mungkin secara filosofis itu tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang ada di bawah, tapi kan dalam praktiknya publik juga tidak bisa menutup mata. Ada compang-compang, ada kekurangan dan bahkan jumlah tinggi-tinggi BGN kan berurusan dengan persoalan hukum dan korupsi,” kata Adi Prayitno di Sapa Pagi kompas.tv, Sabtu (13/6/2026).

Ketua SCWI ((Surabaya Corruption Watch Indonesia) Hari Cipto Wiyono SH, mengingatkan pemerintah agar mendengar jeritan rakyat. Apa yang disampaikan demonstran adalah penderitaan rakyat. Bungkus demonstrasi itu adalah ekonomi yang mencekik wong cilik. “Dengarkan! Saya khawatir kriwikan (masalah yang dianap sepela) ini jadi grojokan (masalah besar),” tegasnya. (mky,net)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry