
MADIUN | duta.co — Sejumlah kalangan dari Bupati Madiun Hari Wuryanto, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara hingga para ketua perguruan silat mengajak untuk menjaga persatuan dan persaudaraan. Mereka juga berkomitmen menjadikan Kabupaten Madiun kondusif.
Demikian mereka sampaikan dalam “Deklarasi Pesilat Pemersatu Bangsa di Kabupaten Madiun Tahun 2025”, di Gedung Padepokan Kampung Pesilat, Selasa (9/9/2015). Deklarasi diikuti sebanyak 14 perguruan silat, dihadiri sejumlah tokoh agama dan lainnya.
“Kegiatan ini tujuan memperkokoh persatuan, menjaga kondusifitas dan memajukan budaya pencak silat sebagai warisan luhur bangsa. Melalui pencak silat dapat membangun karakter, disiplin, serta rasa persaudaraan persaudaraan,” ujar Bupati Madiun.
Perbedaan antar perguruan silat, tambahnya, jangan dijadikan alasan perpecahan, tetapi justru menjadi kekuatan untuk makin mempererat persatuan. Pencak silat tidak hanya sebatas olahraga bela diri, tetapi juga bagian dari warisan budaya bangsa yang sarat dengan nilai luhur.
Menurutnya seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pencak silat sebagai sarana menjaga kerukunan. Bekerja sama dan komitmen kuat antara pemerintah, masyarakat dan organisasi pencak silat, dapat menjadikan Madiun lebih aman, harmonis, dan sejahtera.
Sedangkan, Kapolres Madiun menyatakan perbedaan perguruan silat bukan pemisah, tapi justru kekuatan dan kekayaan harus dijaga bersama. Jadikan pesilat sebagai teladan dalam menjaga persatuan bangsa.
“Saya mengajak seluruh perguruan silat dan warga pesilat untuk terus bersatu menjaga persaudaraan, tidak mudah terprovokasi, serta selalu membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Madiun,” tegas Kapolres Madiun.
Ia juga menyerahkan piagam penghargaan kepada 14 perguruan silat, diberikan atas dedikasi, kerja sama, dan dukungan mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Madiun.
“Penghargaan ini adalah bukti bahwa kami dari kepolisian memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada perguruan silat telah berperan aktif dalam menjaga kondusifitas. Mari terus jaga kebersamaan ini demi terciptanya Madiun aman, damai, dan kondusif,” ujarnya lagi.
Deklarasi ini, Polres Madiun bersama seluruh perguruan silat berkomitmen untuk memperkokoh sinergitas, menjaga keamanan bersama. “Lalu, memastikan Kabupaten Madiun tetap menjadi daerah yang damai, aman, dan harmonis bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar mantan Kapolres Cilegon ini. (ags)




































