Dekan FEB UNISMA, Nur Diana SE MSi (bawah tengah) seusai Guest Lecture dengan mendatangkan Assoc. Prof Dr Zulayho Kodirofa dari TSUOS Uzbekistan (kanan atas). 

MALANG | duta.co – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (UNISMA) tak henti-hentinya menggenjot program internasional guna meningkatkan daya saing lulusannya. Penghujung tahun 2020 ini digelar Guest Lecture dengan mendatangkan Assoc. Prof Dr Zulayho Kodirofa dari Taskent State University Of Oriental Study (TSUOS) Uzbekistan.

Dekan FEB UNISMA, Nur Diana SE MSi menyambut baik dari implementasi kerjasama antar kedua belah pihak yang setidaknya sudah berjalan empat program kegiatan internasional. Menurutnya, perguruan tinggi harus aktif, inovatif dan menginspirasi dalam upaya menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi. Terjadinya Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 tidak cukup hanya disadari, namun diperlukan langkah-langkah taktis yang terealisasi.

“FEB UNISMA sendiri tak pernah berhenti berinovasi. Terbukti ada empat agenda Internasional yang sedang direalisasi yakni International Credit Transfer, The Third International Conference for Economics, Business and Social Sciences (3rd ICEBUSS), dan Lecturer Exchange serta kegiatan forum ilmiah,” ungkapnya.

Dikatakan Diana, FEB UNISMA menyadari bahwa apa yang menjadi cita-cita lembaga Universitas Islam Malang untuk menjadi World Class University harus diwujudkan dengan program berkualitas di bidang ekonomi dan bisnis yang menjadi ranahnya. Maka berbagai perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri harus digandeng dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

Dalam rangka implementasi Lecturer Exchange, diadakan International Webinar bertema The Future of Global. Sementara itu, Assoc. Prof Dr Zulayho Kodirova sebagai Head of Department of Foreign Economic Activity and Tourism dari TSUOS, menjelaskan country profile, economy, population, foreign trade, mineral resources, labor exports, dan Covid-19 Measures.

Materi lengkap bisa disaksikan di kanal Youtube FEB UNISMA. Acara yang disiarkan langsung melalui Zoom Meeting dan Youtube ini berjalan sangat menarik. Ada banyak pertanyaan dari peserta sehingga dialog terasa sangat hidup. Di akhir acara Miss Kordirova menyampaikan bahwa kedua universitas harus terus bekerja sama di berbagai dibidang akademik. Sedangkan, bagi mahasiswa FEB Unisma, diharapkan bisa berkolaborasi di bidang Start-up Business dengan mahasiswa TSUOS Uzbekistan.

Head of International Affair Unisma, Dr Imam Wahyudi Karimullah sangat mengapresiasi langkah-langkah dan terobosan FEB UNISMA. Dimana yang sangat tinggi kuantitas dan kualitas program internasionalnya yang terealisir meski di masa pandemi. Beberapa program forum ilmiah dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri sepanjang tahun 2020 berjalan dengan baik.

Contoh program tersebut seperti Inbound Mobility dengan UMK Malaysia, International seminar dengan New South Wales Australia, Business Plan Competition, Islamic Finance Seminar dengan IIUM Malaysia. Termasuk Transfer kredit dengan Moscow University Rusia, Transfer Kredit mahasiswa dengan TSUOS Uzbekistan, rintisan International Class, Outbound Mobilty Orogram. Serta Lecturer Exchange dan yang saat ini akan dihelat Joint Conference 3rd ICEBUSS. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry