SURABAYA – Berbagai macam kegiatan mulai dilakukan oleh TNI AD dalam mewujudkan kemanunggalan, baik terhadap rakyat maupun elemen-elemen masyarakat lainnya. Saat ini, Kader Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur (Jatim), rencananya akan mendatangkan 10 ribu santri se-Jatim yang akan dipusatkan di Kabupaten Pacitan.

Sebelum menggelar apel akbar kesetiaan NU itu, ketua panitia, Ahmad Rubaidi beserta rombongan mengelar audiensi dengan Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya, Mayjen TNI I Made Sukadana, Selasa (3 /1) siang.

Dalam Audiensi itu, Ahmad Rubaidi meminta Pangdam V/Brawijaya untuk memberikan wawasan kebangsaan (wasbang) kepada seluruh santri se-Jatim yang nantinya akan menghadiri kegiatan apel tersebut.

Selain itu, kata Rubaidi, kegiatan itu rencananya akan berlangsung selama 2 hari, yakni 7 dan 8 Januari 2017. Selain bertujuan untuk membentuk karakter bangsa yang memiliki jiwa nasionalis, Rubaidi juga berharap, TNI bisa memberikan suatu bentuk kolaborasi selama kegiatan itu berjalan. “Pastinya, nanti kita harapkan ada suatu kolaborasi antara santri dan TNI selama kegiatan itu berjalan,” pintanya.

Tak hanya itu, audiensi yang dilakukan oleh PWNU Jatim itu memperoleh sambutan hangat dari Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI I Made Sukadana. Menurut Pangdam, dirinya akan memberikan suatu materi wasbang terhadap para santri yang nantinya akan berkumpul di Kabupaten Pacitan. “Itu memang tugas TNI, nanti kita akan berikan pembekalan wasbang kepada para santri disana,” kata orang nomor satu di Makodam V/Brawijaya itu.

Pangdam menambahkan, selama kegiatan itu berjalan, dirinya akan mengimbau seluruh personelnya untuk tetap saling menjalin sinergitas dan kerjasama kepada seluruh masyarakat guna terwujudnya kemanunggalan antara TNI dan Rakyat. “Sinergitas guna terwujudnya kemanunggalan TNI dan Rakyat. rif/and

Tinggalkan Balasan