SURABAYA | duta.co – Usia tak menjadi halangan seseorang untuk mengejar mimpi. Begitupun Muhammad Arifin.

Pria kelahiran 1984 itu tidak pernah meredam mimpinya agar suatu saat bisa bergelar sarjana.

Dan pada Rabu (22/4/2026), Arifin dikukuhkan sebagai Sarjana Manajemen, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

“Alhamdulillah, lulus akhirnya,” katanya usai prosesi wisuda di Dyandra Convention Center.

Arifin mengaku kuliahnya molor hingga enam tahun. Katanya, ada banyak kendala. “Kendala skripsi yang harus dilakukan sambil kerja,” ungkapnya.

Arifin adalah staf di Unusa. Lulus SMA, dia bekerja di Unusa yang saat itu masih bernama STIKES Yarsis.

Mengawali kerja sebagai tukang antar surat ke luar kampus. Tak jarang bapak tiga anak itu juga ditugaskan untuk urusan ke bank. Dia jalani pekerjaannya sejak 2013 hingga kini.

Dan kini gelar sarjana itu dia sandang. Gelar itu bisa dia sematkan di belakang namanya. “Saya ikut senang, Arifin bisa lulus sarjana,” kata Kepala Humas dan Protokoler Unusa, Sukemi.

Sukemi memotivasi Arifin agar tidak berhenti menempuh pendidikan. “Habis ini lanjut S2, nanti bisa jadi dosen. Siapa tahu bisa terus meningkat,” tandas Sukemi. ril/lis

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry