TRANSAKSI : Kegiatan transaksi di koperasi BMT Sidogiri. Kini jenis usaha terus berkembang seperti toko busana muslim, mini market, kantin santri, toko alat tulis kantor,  percetakan, oleh - oleh haji dan umroh. (duta.co/dok)

PASURUAN | duta.co – Koperasi Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri didirikan oleh pengasuh yakni KH Sa’adullah Nawawi pada tahun 1961. Tujuan didirikannya koperasi tersebut karena banyaknya kebutuhan para santri yang sedang mondok. Sehingga dengan wujuda koperasi mampu melayani kebutuhan para santri setiap harinya.

Meski belum berkembang pesat seperti saat ini, namun seiring dengan tuntutan juga banyaknya anggota koperasi, sehingga pada tahun 1997 koperasi ini telah berbadan hukum dengan jenis usaha toko busana muslim, mini market, kantin santri, toko alat tulis kantor,  percetakan, oleh – oleh haji dan umroh.

Dengan arahan pengasuh dan keluarga besar Ponpes Sidogiri, koperasi terus berkembang pesat.”Dari perkembangan perjalanan koperasi yang ditangani langsung KH. Mahmud Zen, koperasi berkembang pesat hingga banyak cabang usaha yang ditangani secara profesional,” ujar Toha, mantan pengurus BMT Sidogiri kemarin.

Berbagai usaha terus ditingkatkan, dimana ada Koperasi KSPPS BMT UGT (Usaha Gabungan Terpadu) Sidogiri berdiri pada tahun 2000. Pertama usahanya yakni Simpan Pinjam Syariah atau Baitul Mal Wattamwill yang berpusat di desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Dengan berbadan hukum, BMT UGT Sidogiri No 09/BH/KWK/.13/VII/2000 dirubah No 199/PAD/M.KUM.2/II/2015, eksis dan terus kembangkan sayapnya. Bahkan dimata masyarakat khususnya para santri maupun alumni santri bahwa koperasi mampu berkembang dengan baik sesuai dengan kaidah koperasi yang berazaskan norma-norma agama.

Anak perusahaan koperasi dipimpin dan dikembangkan oleh H. Mahmud Ali Zain ini meliputi PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia, PT Asyki Sarana Sejahtera (Pialang Asuransi), PT BPPS UMMU  (Bank Syariah), PT UGT System Integrator Development (Pembuatan Aplikasi), PT UGT Sidogiri Arsen Telekomunikasi (Persewaan Satelit).

Juga PT UGT Sinergi Barokah (Properti),  PT Soyugiri Primedika (Rumah Sakit),  PT UGTMAS Tour and Travel,  PT Angkut Berkah UGT (Sewa Dump Truck),  LDP SBC Sidogiri (Diklat dan Pelatihan), dan PT UGT Perkebunan Kelapa Sawit.

“Perkembangan usaha, banyaknya dukungan dari para anggota koperasi yang ingin berkembang,” urai Toha.

Pengakuan secara Internasional telah diraih oleh koperasi dengan omset trilyunan rupiah ini dengan meraih ISO 9001/2015 FS 661736. Sedangkan prestasi lain yang diraih diantaranya Asset Terbesar KOPSYAH se Indonesia versi Majalah Investor (2012),  KJKS/KSU/BMT/KOPSYAH Terbaik (BSM 2010, 2011, 2012),

Disamping itu, kooerasi dikelola ini mampu ranking 3 dari 100 Koperasi Besar Indonesia,  The Best Islamic Microfinance dari Karim Consulting (2013), Special Award The Best Business model BMT dari Karim Consulting (2015), Koperasi Syariah Terbesar No 1 Indonesia dari Kementrian pusat (2015), Koperasi dengan Inovasi Produk Terbaik dari Karim Consulting (2016),

Juga dari Koperasi Trilyuner Indonesia versi Majalah Peluang (2017), Koperasi IT, Asset dan Omset Terbaik dari Kementrian Pusat (2017).”berbagai perolehan penghargaan maupun pengakuan, juga kredibilitas koperasi, ini menunjukkan bahwa koperasi maju dan sesuai diyakini di masa mendatang makin maju,” pungkas Toha. (dul/imm)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry