SURABAYA |duta.co – Pandemi dan teknologi bisa mengubah segalanya. Pandemi justru bisnis jasa logistic tumbuh signifikan dan memunculkan terobosan baru bagi perusahaan ataupun pengguna. Banyak bermunculannya pengusaha baru memanfaatkan potensi pasar yang terbuka luas dari kemudahan yang ditawarkan.

Eksistensi JNE tidak hanya menjadi perusahaan jasa logistic yang sudah tidak diragukan lagi, juga sudah membantu ribuan UMKM di seluruh Indonesia untuk go online dengan kemudahan layanan yang dilakukan JNE. Digitalisasi UMKM menjadi pintu mereka untuk berhasil di tingkat global. Dengan kemudahan teknologi yang bisa dilakukan, peluang bagi UMKM Indonesia untuk go global lewat digitalisasi produk yang mereka lakukan lewat platform e-commerce.

“Kini semua serba mudah bagi yang mau berusaha untuk menjadi pengusaha dan penghasilan tambahan dari rumah. Tinggal klik, pasang foto, bisa mendapatkan order asal produknya menarik. Semuanya sangat dimudahkan teknologi. Sayang kalau UMKM Indonesia tidak bisa memanfaatkan kemudahan untuk meningkatkan posisi naik level dari skala UMKM  desa langsung loncat ke skala global yang sangat mungkin dilakukan,” kata Choiriyah, salah satu pelaku UMKM bidang fashion, sepatu dan aneka produk kuliner kering yang mengaku sangat terbantu dengan medsos dan e-commerce untuk mengenalkan produk barunya.

Kalau selama ini jelas Iir panggilan akrabnya hanya di level kota pinggiran di wilayah Kabupaten Jember, kini bisa langsung loncat ke pasar global dengan memasang produk di e-commerce. Dan jangan khawatir untuk pengiriman karena JNE sudah buka kantor layanan di Kecamatan Kencong, 35 km dari Kota Jember.

“Selama ini tidak ada masalah soal pengiriman. Kecepatan layanan dan handling JNE bisa diandalkan. Contohnya dari Kencong ke Surabaya sehari nyampai untuk layanan regular dan harganya juga bersaing dengan jasa logistic lain yang kini makin marak ekspansi ke Kota kecil karena potensinya yang besar,” jelas Iir.

Bagi dirinya yang tinggal di daerah pinggiran kota Jember, adanya platform media social dan e-commerce membuatnya  makin mudah berjualan. Kini pelaku UMKM tidak perlu punya lapak permanen dengan sewa puluhan juta setahun, dengan berbekal kreativitas mengemas dan produk yang bagus, memungkinkan menjadi jutawan dan UMKM sukses.

Choiriyah salah satu UMKM yang mengandalkan platform e-commerce, seperti Blibli.com, Shopee, Tokopedia dan layanan online skala lokal. Dimana platform e-commerce banyak memfasilitasi para pengusaha kreatif menjawab tantangan yang kerap dihadapi saat mengembangkan usaha khususnya kala pandemi. Dan hasilnya, pandemi membuat banyak pengusaha skala kecil muncul memanfaatkan momen dan diantisipasi perusahaan jasa logistic seperti JNE untuk meningkatkan layanan.

“Tidak ada alasan bagi UMKM untuk tidak maju karena semua serba mudah. Kalau paketan banyak justru dari JNE yang akan datang ke rumah mengambil paket yang akan dikirimkan. Tinggal bagaimana pelaku UMKM memacu pemasaran dengan memperluas jaringan, serta kreativitas dan inovasi,” kata Iir yang enggan menyebut omset pasti per bulannya. Bagi Iir omset terus meningkat saat pandemi dengan kenaikan kisaran 40 persen.

Tidak jauh beda dengan Iir, yang dialami Setiawan, pemuda 23 tahun lulusan sekolah perhotelan di Surabaya yang akhirnya menemukan jalan sebagai entrepreneur sebagai reseller dan punya store di salah satu platform e-commerce Shopee. Berawal dari tidak diperpanjangnya magang di salah satu hotel di Malaysia karena pandemi, dua tahun lalu, memulai usaha menjadi reseller.

Dari reseller akhirnya membuka store sendiri di Shopee dengan focus di perlengkapan rumah tangga serta kebutuhan toiletries, Setiawan kini mampu menjadi pelaku usaha muda yang mampu membukukan omset puluhan hingga ratusan juta dalam sebulan.

“Semuanya serba mungkin dilakukan asal ada kemauan dan usaha. Jangan pikirkan modal besar , asal ada kemauan keras dan inovasi, dengan sendirinya akan punya toko virtual di platform e-commerce. Tidak perlu biaya sewa mahal, hanya perlu rumah sebagai tempat gudang. Untuk pengiriman, jangan kuatir, sekelas kota besar Surabaya semua jasa logistic ada tinggal pilih,” jelas Setiawan.

Dan salah satunya yang bisa diandalkan jelas Setiawan yakni JNE. Ada ragam pilihan yang bisa diambil sesuai kebutuhan produk yang dikirimkan. Dengan keunggulan layanan dan handling yang bagus, tidak salah kalau JNE menjadi salah satu prioritas dalam pengiriman puluhan bahkan ratusan produk yang harus dikirimkan dalam sehari.

“Saya tidak hanya pakai JNE, melainkan juga logistic yang lain. Namun secara pribadi, layanan JNE bisa diandalkan,” tegasnya.

Selama masa pandemi, beberapa kali saya mengirmkan barang menggunakan jasa pengantaran JNE. Pengalaman selama ini, JNE selalu tepat waktu, bahkan seringkali lebih cepat dari waktu yang dijanjikan dalam mengantar barang.

Hal semacam itu tentunya tidak mudah. Bayangkan dalam satu bulan paling tidak ada 19 juta paket yang diantarkan JNE. Bahkan dalam momen tertentu pengiriman bisa mencapai 20 juta paket perbulan. Dan harus zero mistakes, atau tidak boleh ada kesalahan pengiriman.

Adalah Budi Prasetyo menceritakan pengalaman menggunakan jasa logistic. Sebagai perusahaan jasa, JNE sangat menjaga kepuasan pelanggan. Sepengalaman saya saat menghadapi kendala, JNE sangat sigap memberikan solusi.

“Demikian halnya saat menerima kritikan, masukan, dan sumbang saran pelanggan, guna meningkatkan pelayanannya, JNE selalu terbuka dengan menyediakan jasa customer service 24 jam. Untuk memantau kiriman barang, tinggal tracking secara real time. Karenanya untuk setiap pengiriman, lebih memilih menggunakan JNE meski banyak jasa logistic lain yang kini bermunculan.”

Pengalaman Choiriyah, Setiawan dan Budi Prasetyo menggunakan jasa layanan JNE, menjadi bukti bahwasanya sebagai perusahaan jasa, kecepatan, kemudahan dan layanan menjadi tiga kata kunci yang sangat penting buat pengguna memilih JNE sesuai dengan tagline #JNE31tahun, #JNEMajuIndonesia.

Dalam hal inovasi perjalanan JNE sudah punya catatan sejarah yang panjang. JNE yang semula hanya melayani kegiatan ekspor dan impor kini telah memiliki berbagai jasa layanan. Dari pengiriman reguler, pengiriman yakin esok sampai (YES), JNE loyalti, JNE ekonomis, hingga jasa trucking, tersedia berbagai layanan dari JNE.

Ada beberapa produk layanan yang bisa dipilih pengguna. Diantaranya divisi Ekspres JNE melayani kiriman paket dan dokumen peka waktu tujuan dalam negeri melalui lebih dari 1,500 titik layanan eksklusif dari penjemputan hingga pengantaran yang tersebar di seluruh Indonesia. Layanan ini memanfaatkan moda transportasi tercepat yang tersedia dan melayani beragam jenis layanan sesuai kebutuhan pelanggan.

Juga COD JNE, Metode pembayaran yang dilakukan oleh penjual kepada pembeli dalam bertransaksi suatu barang secara tunai ketika pesanan tiba. Pada beberapa kondisi COD bisa dilakukan oleh kurir yang mengantarakan barang kepada pembeli, biasanya COD dilakukan dengan membayar uang tunai kepada pembeli namun tidak menutup kemungkinan pembayaran dilakukan menggunakan metode lain disesuaikan pada persetujuan antara penjual dan pembeli.

Selain itu juga SUPER SPEED (SS) adalah layanan pengiriman dengan mengutamakan kecepatan dan penyampaiannya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan/disepakati.

Tidak lupa PESONA (Pesanan Oleh-oleh Nusantara). Kini ribuan ragam makanan khas Nusantara dapat dipesan secara online dan akan didatangkan langsung dari daerah asalnya.

Yang terbaru bisa kirim paket ke China, Hongkong, Taiwan dan Singapore tanpa ribet! Selain itu, kamu juga bisa nikmatin DISKON ONGKIR 20% di tanggal 1-15 Februari 2022. Imm

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry