BERBAGI : Relawan Semangat Baru memberikan bantuan kepada keluarga Sriah (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co -Tidak berharap dipuji namun lebih berpikir akal sehat sebagai sesama umat Alloh .Swt dalam bentuk kepedulian, kata pertama diucapkan Slamet Budiono atau akrab disapa Pak SB, “Astagfirulloh, warga Mojo lagi menderita ODGJ,” ungkapnya, Rabu (24/04/2019).

Sejurus kemudian Wakil Direktur Umum dan SDM PT. Gudang Garam .Tbk ini pun menggeleng-gelengkan kepala seolah tidak percaya atas laporan yang disampaikan para relawan binaanyanya tergabung dalam Semangat Baru (SB).

“Kenapa sampai dirantai, bila ternyata tidak ada perhatian atau tindakan medis diberikan kepadanya. Harusnya semua pro aktif apalagi dia memiliki data kependudukan yang jelas,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Sriah (53) RT. 06 RW. 02 Dusun Puhpluwang Desa Ngetrep Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri telah 16 tahun hidup dalam keadaan dipasung. Tidak mengenal hujan atau panas dan dinginnya malam tidak jauh dari Lereng Gunung Wilis, kembali cukup menarik perhatian Pak SB.

Saat dikonfirmasi, dijelaskan bahwa Ibu Sriah ini memiliki lima anak dari dua kali pernikahannya. Dari suami pertama, dikaruniai tiga anak dan semuanya telah merantau.

“Kemudian dari suami kedua, dikaruniai 2 orang anak, masih berusia 11 tahun dan 6 tahun,” terang Pak SB. Dari suami pertama ini pisah cerai, kemudian suami kedua telang meninggal dunia.

“Ibu Sriah ini memang pernah dibawa ke RSJ Lawang di Malang dan mendapatkan perawatan disana sekitar sebulan. Setelah dinyatakan sehat dan bisa rawat jalan, akhirnya diijinkan pulang. Namun faktanya, dari keterangan sejumlah tetangga kemudian kembali kambuh dan kini semakin parah,” jelasnya.

Seperti disampaikan Pak SB, harapan besar disampaikan Suparmi (75) ibu kandungnya agar pihak pemerintah turun tangan memberikan bantuan.

“Bila ada yang mengobati hingga sembuh, saya pasrahkan sepenuhnya. Saya sudah tidak punya biaya, buat hidup sehari-hari saja sudah susah,” ungkap Suparmi mendapatkan beban mengasuh kedua cucunya.

“Sampaikan ucapan terima kasih buat Pak SB, yang saya dengar beliau orang baik dan sering memberikan bantuan. Dulu waktu acara di Mojo sama temen-temennya trail, saya dengar juga bagi-bagi bantuan sembako. Saya juga kaget ini tadi kok tiba-tiba ada utusan Pak SB yang datang ke rumah,” ujar Suparmi. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.