JAKARTA | duta.co- Pemerintah serus masmakan potensi BUMN untuk meningkatkan dividen. Karenanya jika tidak halangan yang berarti, porses pembentukan holding BUMN jasa keuangan ini diharapkan di bulan Mei sudah terbentuk.

Sebelumnya, holding BUMN jasa keuangan ditargetkan akhir 2016. “Mei kita sudah siap dari sisi internal kita dan semua masukan yang ada,” ujar Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Gatot Trihargo, dalam Media Gathering Kementerian BUMN di Wikasatrian, Bogor, Sabtu (29/4/2017).

Dengan pembentukan holding BUMN jasa keuangan diharapkan bisa menekan biaya. Misalkan, integrasi ATM antar bank Himbara yang sejak beberapa waktu lalu sudah ramai ditemukan di beberapa titik. Sebagai informasi, holding BUMN jasa keuangan nantinya akan dipimpin oleh Danareksa yang menjadi induk dari 4 Bank BUMN, yaitu Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN, dan Bank Mandiri. Serta dua BUMN jasa keuangan lainnya seperti PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero). (imm)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry