Syukuran Harmony Award, Menteri Agama RI Mengamanahkan Pemprov Kalbar untuk Memperhatikan FKUB dan Tokoh Agama. (FT/IST)

PONTIANAK | duta.co –  Pemberian Harmoni Award 2018 atas kinerja terbaiknya oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifudin disambut meriah Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) Kalimantan Barat. Mereka menggelar syukuran atas prestasi tersebut, acara diselenggarakan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. Selasa (8/1/2019)

Acara dihadiri Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi, tampak pula Kepala Kepolisan Daerah Kalimantan Barat, Brigjen Pol Didi Haryono, Pangdam X11 Tanjungpura, Kabinda Kalimantan Barat, Kanwil Agama Kalimantan Barat, Rektor Untan, kemudian Rektor IAIN, Majelis Ulama Indonesia, PGIW, WALUBI, PHDI, MATAKIN, serta tokoh pemuda dan perempuan yang ada di Kalbar.

Dalam rangkaian acara ada momen penyerahan sertivikat Harmony Award kepada Gubernur Kalimantan barat yang diserahkan Ketua FKUB Kalimanta Barat yaitu Dr Ismail Ruslan. Selanjutnya Ketua FKUB menyerahkan duplikat sertivikat Harmony Award kepada MUI, PGIW, WALUBI, PHDI dan MATAKIN.

Rukun Bingkai Agama

Dalam sambutannya, Ketua FKUB Dr Ismail Ruslan menyampaikan salam dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kepada Gubernur dan tokoh agama Kalimantan Barat, ia menyampaikan beberapa pesan yang dititipkan Mentri Agama RI ketika penyerahan Harmony Award.

“Amanah dari beliau, bahwa FKUB yang dinobatkan peraih Harmony Award adalah FKUB terbaik yang ada di Indonesia, jadi ada tiga yang terbaik, yang pertama FKUB DKI Jakarta, FKUB Aceh dan FKUB Provinsi Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Menteri Agama menyampaikan kepada seluruh FKUB bahwa perlu adanya peningkatan kerja tokoh-tokoh agama untuk mempertahankan daerah yang dipilih sebagai daerah yang selalu menjaga kedamaian di provinsinya.

“Menteri agama juga berpesan kepada pejabat provinsi untuk selalu menjaga hubungan baik dengan tokoh –tokoh agama, baik ditingkat provinsi maupun kabupaten kota, dan yang terakhir beliau meminta pemerintah provinsi untuk memperhatikan FKUB seluruh Indonesia Khususnya Kalimantan Barat, bahwa peran tokoh agama dipandang penting untuk menjaga Harmony di tingkat Kabupaten/Kota,” ungkap Ketua FKUB.

Provinsi Kalimantan Barat terdapat 17 etnis, ada 7 etnis yang dominan dari 7 etnis ada 3 etnis yang paling dominan, dari entis etnis tersebut di Kalimantan Barat tetap rukun karena adanya bingkai kerukunan beragama.  (mau)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.