Andalan Daihatsu yakni Signa yang juga ditampilkan di ajang GIIAS 2021 minggu lalu. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Pasar mobil di tanah air memang masih belum kembali normal seperti sebelum pandemi Covid-19. Namun, PT Astra International Daihatsu tetap berkomitmen untuk mempertahankan posisi nomor dua dari seluruh penjualan mobil di Indonesia sejak beberapa tahun terakhir.

Dikatakan Marketing Director PT Astra International Daihatsu, Amelia Tjandra mengatakan rata-rata market share Daihatsu di angka 17,5 persen setiap tahunnya. “Dan jika pada tahun ini prediksi Gaikindo penjualan mobil bisa mencapai 850 ribu unit maka Daihatsu bisa menjual di angka 150 ribu unit. Harus disyukuri tetap nomor dua walau pasar masih belum maksimal seperti sebelum pandemi atau di 2019,” ujarnya ketika ditemui di Surabaya beberapa waktu lalu.

Berada di posisi nomor dua untuk beberapa tahun tidaklah mudah. Namun produk dan nama besar Daihatsu bisa tetap menjadikan mobil ini sebagai pilihan keluarga Indonesia. “Kalau merek lain dari global ke lokal, Daihatsu dari lokal ke global,” tambah Amelia.

Karenanya produk Daihatsu sebelum dijual atau dilempar ke pasar harus melalui uji tes salah satunyanya tes di jalan. Ada 24 jenis jalan di Indonesia yang harus dilalui semua jenis mobil keluaran Daihatsu. “Kalau lolos di 24 jenis jalan itu, kita jual ke pasar,” tandas Amelia.

Hingga saat ini penjualan Daihatsu di angka 133 ribu unit. Jika sesuai target, maka kekurangan sekitar 17 ribu unit untuk bisa mencapai 150 ribu unit. “Optimis bisa kami capai,” tukas Amelia.

Sementara itu Tunjung Pramusinto selaku Regional Head Jawa Bali Astra Daihatsu mengatakan pasar di Jatim masih belum seutuhnya pulih seperti sebelum pandemi. Hingga Oktober 2021, penjualan mencapai 7.300 unit. “Jatim msih kuat di LCGC (low cost green car),” tukasnya. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry