PRODUK BARU : Para petinggi Astra Daihatsu saat peluncuran Grand New Xenia di Surabaya, Jumat (18/1). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Pasar mobil low multi purpose vehicle (LMPV) di Indonesia terus tumbuh.

Sejak 2004 mobil jenis ini diperkenalkan hingga saat ini market sharenya naik signifikan.

Di mana pada 2004 market share 14 persen dan pada 2018 mencapai 27 persen dari total penjualan mobil sepanjang 2018.

Untuk itulah, PT Astra Daihatsu Motor tetap fokus untuk memperkenalkan mobil jenis ini. “Low MPV yang kita punya Xenia.

Dan kita terus memperkenalkan varian-varian baru Xenia dengan keunggulan-keunggulan bisa memberikan keuntungan bagi konsumen,” ujar Michael Hendro, Brand Head Astra Daihatsu Surabaya di sela launching Grand New Xenia di Surabaya, Jumat (18/1).

Xenia bagi Daihatsu memang harus terus dipertahankan. Walau tidak lagi menjadi  tulang punggung penjualan Daihatsu, namun Xenia sudah memiliki pangsa pasar tersendiri.

Anton Rusli, Chief Operation Officer Astra Daihatsu mengatakan Xenia sudah menjadi bagian dari Daihatsu.

Walau tahun lalu, penjualan Xenia mengalami penurunan tapi Daihatsu tetap akan menjadikan Xenia sebagai varian yang memberikan kontribusi besar.

“Tahun lalu karena ada merek baru yang masuk, kita akui penjualan Xenia mengalami penurunan. Semua merek mengalami hal yang sama,” tandasnya.

Tapi penurunan itu tidak terlalu banyak. Jika sebelumnya Xenia masih mampu menjual 2.700 unit per bulan, pada 2018 turun menjadi 2.500 unit per bulan.

Dengan diluncurkannya Grand New Xenia ini diharapkan bisa menaikkan kembali pasar Xenia.

Anton Rusli mengungkapkan produk baru ini diharapkan bisa menjual 3 ribu unit per bulannya di seluruh Indonesia.

Sementara di, Regional Head Astra Daihatsu Jawa Timur Budhy Lau mengatakan dengan produk baru dari Xenia ini diharapkan bisa menaikkan market share Xenia.

“Kita target market share tahun ini Xenia bisa menembus angka 22 persen dari total penjualan Daihatsu,” tukasnya.

Karena diakui Budhy, Xenia tahun laku mengalami penurunan. Di Jatim pada 2018 market share Xenia turun menjadi 20 persen dari 21,5 persen pada 2017.

“Dengan keunggulan yang dimiliki Xenia baru ini, kami yakin target itu bisa dicapai,” tukasnya.

Apalagi kata Budhy, infrastruktur di Jawa Timur yang sudah mendekati sempurna, diprediksi juga akan meningkatkan penjualan mobil termasuk Xenia.

“Karenanya, kita akan genjot penjualan Xenia ini,” tandas Budhy.

Hingga saat ini penjualan Daihatsu di Jawa Timur hampir sama dengan nasional. Penjualan masih dikuasai Daihatsu Sigra, disusul pick up kemudian Xenia. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.