Jamaah Masjid Taman Pondok Jati usai sholat Subuh dan gelar ceramah agama. (FT/Loetfi)

SIDOARJO | duta.co – Awalnya untuk memajukan ekonomi umat dan menjaga tali silaturrahim umat Islam,Takmir masjid dan jamaah menggelar gerakan sholat subuh yang diterapkan Lima masjid di wilayah perumahan Taman Pondok Jati, Taman, Sidoarjo.

Maka,  terbentuklah ’Forum Komunikasi Masjid Taman Pondok Jati Taman Sidoarjo terdiri dari Lima Masjid, Masjid Al Muhajirin, Masjid Al Muchlisin, Masjid Gubah, Masjid Ad Da’wah, Masjid Nurul Jannah.

Lima Masjid tersebut semua berada di wilayah perumaham Taman Pondok Jati, yang memiliki kata sepakat untuk memajukan ekonomi umat.

H Tony Herwanto Pemrakarsa Forum Komunikasi Masjid Taman Pondok Jati, menyampaikan, bahwa gabungan kerja sama antarmasjid kemudian terbentuk 1 Supermarket, Koperasi yang beranggotakan jamaah yang dikelola secara syar’I (muslim).

Sebelum tercetus gerakan ekonomi itu, kegiatan sholat subuh berjamaah dengan penceramah yang dipilih masjid penyelenggara tuan rumah sudah dilakukan secara bergiliran. Tujuan yang paling utama menjaga silaturrahmi penuh kedamaian, ujar Tony yang juga merupakan Dewan Pengawas Koperasi Syari’ah tersebut.

Sementara ketua Takmir Masjid Nurul Jannah H. Setyo Utomo saat ditemui duta.co Selasa (2/10/2018) mengatakan, bahwa, gerakan sholat subuh berjamaah ini bagian dari salah satu aktivitas yang dibentuk Forum Komunikasi Masjid dilingkungan Taman Pondok Jati (TPJ).

‘’Awalnya memang gerakan sholat subuh berjamaah, kemudian kita kembangkan kalau ada hal-hal didalam masjid, mungkin program kerja kaitannya dengan ibadah  kita share ke Lima masjid itu. Bisa kita aplikasikan mungkin bisa kita terapkan,” terangnya.

Miliki Koperasi dan Mini Market

H.Setyo Utomo juga memaparkan,yang paling baru kita bentuk koperasi yang dibiayai oleh seluruh jamaah muslim di lingkup TPJ sampai adanya 1 Mart tersebut. Ini menambah kerukunan, silaturrahmi, dan meningkatkan ekonomi umat (jamaat), yakni dibiasakan jamaah untuk berbelanja di 1 Mart tegasnya.

‘’Intinya ingin membangun dari umat untuk umat,yakni membangun warga di lingkungan untuk bersatu dan bertekad membesasrkan koperasi yang dibangun oleh lima masjid untuk tetap bertahan dan maju.Yang awalnya penyertaan modal oleh umat(jamaah)tapi tidak banyak. Agar keberkahan ini tidak didominasi oleh beberapa orang tapi oleh banyak orang,” demikian ketua Takmir Masjid Nurul Jannah.

Salah satu warga TPJ yang juga jamaah Masjid Nurul Jannah, Rozy, menambahkan saat ditemui duta.co, bahwa, di Masjid Nurul Jannah jamaah sholat subuh juga diisi dengan ceramah model dialog interaktif dilanjutkan dengan ramah tamah antarjamaah dan  bersilaturrahim yang dilakukan secara bergantian. (loe)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.