LUAS DAN NYAMAN: Lantai 7 GNI Graha Pangeran, tempat peluncuran buku “Dahsyatnya Silaturahim Bersih Hati Bersih Pikiran”, Sabtu (10/11/2018) besok. (ist)
LUAS DAN NYAMAN: Lantai 7 GNI Graha Pangeran, tempat peluncuran buku “Dahsyatnya Silaturahim Bersih Hati Bersih Pikiran”, Sabtu (10/11/2018) besok. (ist)

SURABAYA – Peluncuran buku “Dahsyatnya Silaturahim Bersih Hati Bersih Pikiran” tinggal hitungan jam.  Acara yang rencana digelar Sabtu (10/11/2018) besok, dipindahkan ke lantai 7 Gedung BNI Graha Pangeran. Perubahan  itu diputuskan tepat pukul 14.30 WIB, Kamis, 8 November. Semula, acara akan menempati  Ruang Pertemuan  lantai 6  Gedung Graha Pangeran  BNI Jalan A Yani Surabaya.

“Melihat undangan yang akan hadir, kami menawarkan  ruangan lain. Ada ruangan di lantai 7 dan satu lagi ruangan BNI Corporate Univercity ada di lantai 8. Monggo kita lihat, biar tahu kondisinya. Yang jelas, lebih bagus,”  ungkap Eko Setyawan Pimpinan  Bagian Umum BNI  Graha Pangeran.

Sehari sebelumnya, Eko Setyawan menghubungi Baharmi,  ketua panitia  peluncuran buku. Intinya, tim panitia diharapkan hadir untuk berdiskusi dengan pihak BNI Graha Pangeran untuk membahas beberapa hal penting.  Karena panitia lain banyak yang berhalangan,  yang bisa hadir pada Kamis 8 November, diwakili Baharmi dan Slamet Oerip Pribadi (Cak Suhu), ketua harian Paguyugan Konco Lawas Jawa Pos (CowasJP).

TERBIT BESOK: DR Aqua Dwipayana dan buku “Dahsyatnya Silaturahim Bersih Hati dan Bersih Pikiran” saat dibawa keliling Eropa termasuk Paris, Prancis. (ist)

Ternyata hal penting yang ingin disampaikan adalah soal tawaran memakai ruangan lain. Semula, acara akan dilangsungkan di Ruang Pertemuan lantai 6, diputuskan pindah ke lantai 7. “Bagaimana, ruangan ini lebih bagus kan?” kata Eko yang didampingi Arif.  Ruangan tersebut sangat  eksklusif, cantik dan dinamis.

“Kalau ditawari di ruangan ini, kami sangat berterima kasih. Ruangannya sangat bagus. Standar hotel berbintang.  Cantik sekali ruangan ini. Kursinya berwarna warni. Cat dindingnya juga cerah,” ungkap Cak Suhu sambil memotret ruangan dari berbagai sudut.

Dari lantai 7 Eko dan Arief mengajak naik ke lantai 8. Ternyata, ruangan sama bagusnya. Bahkan terkesan kembar dengan ruangan lantai 7. Panitia juga ditawari untuk menggunakan ruangan yang biasa dipakai untuk fasilitas pendidikan untuk karyawan BNI dari berbagai daerah itu.

“Sudah Pak, sama bagusnya. Kami sangat berterimakasih dan kami pakai ruangan di lantai 7 saja,” jawab Baharmi. hkm

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.