Daewoong Pharmaceutical (dok/duta.co)

SURABAYA | duta.co – Daewoong Pharmaceutical berencana memasok alat tes COVID-19 bernama ‘AccuraDtect’ yang telah mendapatkan sertifikasi CE-IVD Eropa di Indonesia. Langkah ini setelah

mendapatkan izin dari Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea pada tanggal 08 Oktober 2020, Daewoong Pharmaceutical akan mempercepat pengembangan obat COVID -19 dan segera melakukan uji klinis di Korea. Uji klinis fase pertama obat COVID-19 di India dan Filipina berjalan lancar.

Daewoong Pharmaceutical berkomitmen tangani pandemi Covid-19 yang merupakan isu kesehatan dan ekonomi global saat ini dengan mengembangkan perawatan Covid-19 bernama ‘DWRX2003 berbahan Niclosamide yang telah mendapatkan izin dari Kementerian Keamanan Makanan dan Obat Korea untuk segera dilakukan uji klinis fase 1 di Korea.

Selain itu, perusahaan juga akan memasok alat tes molekular, AccuraDtect, untuk COVID-19 di Indonesia. Saat ini Daewoong Pharmaceutical telah mendapatkan Nomor Izin Edar AccuraDtect dari otoritas Indonesia dan siap berkolaborasi dengan mitra lokal untuk pendistribusian di tanah air.

AccuraDtect’ alat uji molekuler COVID-19 yang sangat akurat dalam mendiagnosis apakah seseorang terinfeksi COVID-19 atau tidak. Berdasarkan standar yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) dan Pusat Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, AccuraDtect menyasar tiga biomarker yang dapat mengidentifikasi keberadaan virus Korona yaitu RdRp, E dan N2 dan dapat memberikan hasil hanya dalam waktu empat jam setelah pengambilan sampel. Alat uji ini juga memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi termasuk sensitivitas dan spesifisitas.

“Seiring dengan penyebaran COVID-19 di Indonesia yang semakin parah, permintaan alat tes COVID-19 dan inovasi perawatan menggunakan obat-obatan di setiap negara terus meningkat dengan pesat” ujar Sengho Jeon, CEO dari Daewoong Pharmaceutical. “Dengan diperolehnya izin edar AccuraDtect, kami berharap bahwa penyediaan alat uji diagnostik PCR (Polymerase Chain Reaction) unggulan Korea ini dapat berkontribusi besar dalam membantu upaya Indonesia mengatasi pandemi COVID-19”, ungkapnya

Sementara itu, saat ini Daewoong Pharmaceutical  masih melakukan uji klinis untuk perawatan COVID-19 berbasis sel punca bernama ‘DWP710’ di Indonesia dan uji klinis fase 2 untuk Camostat (Foistar) di Korea dan Meksiko yang diharapkan dapat memberikan efek terapeutik bagi pasien COVID-19 bergejala ringan dan sedang. Selain hal tersebut, Daewoong Pharmaceutical juga melakukan uji klinis fase 1 untuk “DWRX2003”  di India dan Filipina, termasuk Korea.

DWRX2003 adalah produk yang dikembangkan dengan Niclosamide yang dikenal sebagai obat penghambat penetrasi dan ekskresi virus ke dalam sel tubuh manusia. Dengan metode injeksi lepas lambat yang dimiliki DWRX2003, hal Ini dapat memaksimalkan efektivitas obat dibandingkan dengan metode pemberian obat secara oral dan juga diharapkan mampu menjaga tingkat konsentrasi obat yang dapat mengobati penyakit virus hanya dengan sekali pemberian. Metode ini juga dapat menghindari efek samping sistem pencernaan (mual, muntah, dll.) yang terjadi apabila obat diberikan secara oral.

“Kami akan terus melakukan upaya terbaik kami dalam menyediakan solusi total untuk mengatasi pandemi COVID-19 serta melanjutkan pengembangan obat COVID-19 Niclosamide dan Camostat yang saat ini sedang kami lakukan.” tutup Sengho Jeon. Imm

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry