CEO Crown Group Iwan Sunito saat berbicara pada media melalui zoom meeting. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co  – Pengembang Australia milik pengusaha asal Surabaya, Crown Group berharap suatu saat bisa memiliki jaringan hotel di Indonesia terutama Bali. Hal itu diungkapkan CEO Crown Group saat berbicara di depan media melalui zoom meeting, Selasa (21/6/2022).

Dikatakan Iwan Sunito, keinginan untuk membuat hotel di Bali masuk dalam planning Crown Group karena Bali memiliki potensi bisnis pariwisata yang sangat besar dan terus berkembang. Selain itu, Indonesia bagi Iwan adalah tanah air yang tidak bisa dilupakan walau sudah sukses di negeri orang.

“Jaringan hotel kami sudah banyak. Sembilan hotel kami target berada di berbagai belahan dunia. Di Australia sudah beberapa berdiri, di Amerika juga sebentar lagi. Kita ingin yang ke sepuluh bisa ada di Bali,” ujarnya.

Perkembangan bisnis Crown Group memang sangat bagus di akhir-akhir ini. Walau pandemi, tidak terpengaruh signifikan. Bahkan, proyek Crown Group untuk harga jual akhir mencapai Rp 50 triliun. “Kita akan kerjakan itu dalam waktu tujuh tahun ke depan,” tukasnya.

Iwan optimis, Australia masih menjadi lokasi proyek Crown Group terbesar. Karena potensi yang sangat besar terutama untuk para pelajar dan mahasiswa. Apalagi saat ini Australia sudah mulai membuka diri pascapandemi Covid-19.

“Sudah mulai banyak pelajar yang kembali ke Australia, juga pelancong dari Indonesia sudah banyak yang datang dan menginap di hotel kita,” jelasnya.

Terus Terapkan Green Building

Seperti kota-kota besar di dunia lainnya, kota-kota di Australia juga menerapkan lingkungan hijau dan mengurangi emosi gas. Bahkan di 2050 harus mencapai net zero emissions.

Karenanya, pengembang mulai berlomba untuk menerapkan konsep hijau dan berkelanjutan yang positif bagi lingkungan di semua bidang termasuk pengembangan properti.

Rencana yang berbasis teknologi tersebut telah menetapkan jalur yang kredibel untuk mencapai net zero pada 2050, sambil melestarikan industri yang ada, menjadikan Australia sebagai pemimpin dalam teknologi rendah emisi.

Rencana tersebut didasarkan pada kebijakan yang ada dan akan dipandu oleh lima prinsip yang akan memastikan peralihan Australia ke net zero economy tidak akan mengancam industri, wilayah, atau pekerjaan yang sudah ada sebelumnya.

“Di Crown Group, kami telah menerapkan prinsip-prinsip dasar green building semenjak 2010, menciptakan tren hunian baru di dunia. Hal ini bisa terlihat dalam pekerjaan kami pada Arc by Crown Group, Infinity by Crown Group, Waterfall by Crown Group, The Grand Residences dan sekarang Mastery by Crown Group,” jelas Iwan.

Konsep yang menyatu dengan alam, penggunaan material berbahan dasar kayu dan bisa daur ulang, ruang tamu yang luas dengan sirkulasi udara maksimal serta keberadaan pintu kaca besar yang memungkinkan sinar matahari dapat menyinari secara alami, sehingga mengurangi konsumsi listrik. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry